Home Hukum dan Kriminal KPPBC Pekalongan Sita Ribuan Batang Rokok Ilegal

KPPBC Pekalongan Sita Ribuan Batang Rokok Ilegal

ilustrasi

Pekalongan, 31/12 (Beritajateng.net) – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Pekalongan, Jawa Tengah, melalui operasi hingga akhir Desember 2014 menyita sebanyak 183.173 batang rokok tanpa cukai dan bercukai palsu, serta 4.575 gram tembakau iris.

Kepala KPPBC Pekalongan Tri Suhartoyo di Pekalongan, Rabu, mengatakan 183.173 batang rokok tersebut merupakan hasil operasi yang dilakukan KPPBC bersama instansi lain di tiga wilayah, yaitu Kota dan Kabupaten Pekalongan, serta Kbupaten Batang selama 2012 hingga 2014.

“Ribuan batang rokok tanpa cukai dan bercukai palsu tersebut telah kami musnahkan, pada Selasa (30/12),” katanya.

Beberapa jenis dan merek rokok tersebut, antara lain Hero, 292, Elank, Villa Express, Ceria Pro, dan New Estillo.

Menurut dia, para pengedar rokok ilegal itu diberikan sosialisasi dan pemberitahuan agar tidak menjual lagi rokok tersebut.

“Kami berharap pada para pedagang tidak lagi menjual rokok ilegal. Sedang bagi para produsen, kami akan berkoordinasi dengan kantor bea cukai tempat produksi dilakukan untuk menggali informasi, dan melakukan penyelidikan,” katanya.

Ia mengatakan para produsen yang memproduksi rokok tanpa cukai itu akan diberi sanksi pidana, yaitu ancaman hukuman lima tahun penjara.

“Akan tetapi, di wilayah Kota Pekalongan tidak ada produsen rokok melainkan sebagai daerah edar rokok ilegal,” katanya.

Kepala Sub Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan KPPBC Pekalongan, Ranto Wibowo menambahkan, pita cukai yang dilampirkan dalam bungkus rokok merupakan bukti pelunasan cukai sebelum dijual.

“Untuk membedakan pita cukai asli atau palsu, yaitu melihat keberadaan hologram dalam pita cukai. Selain itu, juga bisa menggunakan sinar ultra violet karena sifat pita cukai seperti uang kertas yang akan terlihat tanda asli saat disinari,” katanya.(ant/Bj03)