Home Headline Kota Lama Mulai Ramai, Kantung Parkir Dinilai Belum Memadai

Kota Lama Mulai Ramai, Kantung Parkir Dinilai Belum Memadai

366
Libur Lebaran, Kota Lama Semarang Diserbu Wisatawan

Semarang, 12/8 (BeritaJateng.net) – Kawasan Kota Lama Semarang semakin diminati para pengujung pasca dilakukan revitalisasi. Tidak hanya masa liburan, pada hari biasa, pengujung cukup memadati kawasan yang dijuluki little netherland.

Kabid Pengendalian dan Penertiban Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang, Danang Kurniawan mengatakan, peningkatan jumlah pengunjung tentu berpengaruh pada peningkatan jumlah kendaraan yang terparkir di Kawasan Kota Lama.

Jumlah kendaraan yang terparkir di Kota Lama diperkirakan setiap harinya mencapai ratusan kendaraan.

Untuk kendaraan roda empat, menurut Danang, masih dapat dikendalikan. Namun, kendaraan roda dua sudah mencapai 500 hingga 600 kendaraan setiap hari.

Selama ini, pihaknya menyediakan tiga kantong parkir untuk pengunjung. Tiga kantong parkir tersebut di antaranya di Jalan Suprapto tepatnya di depan Satlantas, di Jalan Branjangan tepatnya sebelah Dream Zone Museum, dan di Jalan Sendowo.

Diakuinya, kantong parkir yang telah disediakan pun kerap kali sudah tidak dapat menampung keseluruhan kendaraan yang masuk ke Kota Lama.

Terlebih, kebijakan larangan parkir di sejumlah tepi jalan utama saat ini sudah diberlakukan.

“Mulai sore hari sampai malam, biasanya kendaraan sudah tidak menampung, apalagi saat weekend. Belum lagi kalau ada bus-bus pariwisata,” ujarnya.

Kondisi itu pun membuat Dishub Kota Semarang harus memutar otak agar parkir di Kota Lama tidak terkesan semrawut.

Danang sudah berdiskusi dengan beberapa pemilik lahan di Kota Lama agar dapat dijadikan kantong parkir.

Kini, pihaknya menambah beberapa kantong parkir, beberapa di antaranya di Jalan Mpu Tantular, Jalan Kedasih, dan jalan di depan Spiegel Cafe. “Kami sudah berembug dengan yang punya, mereka setuju lokasi itu dijadikan tempat parkir,” ucapnya.

Danang berharap penambahan kantong parkir itu bisa menampung seluruh kendaraan para pengunjung Kota Lama.

Sementara, kebijakan larangan parkir di tepi jalan umum tetap berlaku. Dishub juga sudah memasang rambu larangan parkir di sejumah tepi jalan.

Sosialisasi kepada para pengunjung juga sudah dilakukan beberapa waktu lalu selama sepekan. Para pengunjung wajib memarkirkan kendaraannya di kantong parkir yang telah disediakan.

Jika melanggar, pihaknya tidak segan untuk melakukan penindakan tilang. “Kami juga melakukan pengawasan bersama Polresrabes. Jika ada pelanggaran, kami langsung menilang agar memberikan efek jera. Sehingga, mereka akan tertib. Bahaya kalau parkir sembarangan karena banyak orang yang lalu lalang berfoto dan jalan-jalan disana,” paparnya.

Danang menambahkan, Dishub juga menyiapkan dua kendaraan elf bagi para pengunjung. Kendaraan tersebut siap mengantar pengunjung dari kantong parkir menuju tempat yang hendak dituju. (El)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here