Home Lintas Jateng Koruki Demak, Ajak Para Ibu Melek Demokrasi

Koruki Demak, Ajak Para Ibu Melek Demokrasi

784
0
Koruki Demak sosialisasi terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) kepada warga.

Demak, 11/4 (BeritaJateng.net) – KPU Kabupaten Demak mengajak warga Kota Wali untuk menjadi pemilih cerdas, dalam gelaran Pilkada Jateng 2018.

Selain menjadi pemilih partisipatif dengan menggunakan hak pilihnya pada 27 Juni mendatang, juga tidak asal pilih dalam menentukan pilihannya.

“Jangan asal pilih. Jadilah pemilih cerdas. Cermati dulu sebelum memilih. Jangan sampai “memilih kucing dalam karung,” kata
Hastin Atas Asih, Komisioner KPU Demak, divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat (Parmas) , seusai acara sosialisasi di Komunitas Rumah Kita (Koruki) , Desa Karangsari, Kecamatan Karangtengah, Rabu (11/4/2018).

Acara betajuk ” Ngaji dan Sosialisasi Bareng Koruki ” itu, dihadiri puluhan warga berbagai macam profesi, diantaranya Guru PAUD, Guru SD hingga manula.

Sebelum sosialisasi, acara diawali dengan pembacaan tahlil dan doa bersama.

Hastin menambahkan, sebagai pemilih yang cerdas, masyarakat hendaknya berani menolak segala bentuk money politik. Jangan mudah tergoda oleh iming iming ” sodakoh politik ” berapapun nominal yang diberikan oleh tim sukses pasangan calon.

“Jangan tergiur iming iming di awal, nanti kita menyesal di kemudian hari. Uang Rp. 10.000, buat beli krupuk sehari habis. Mari jadi pemilih cerdas, pilih pemimpin yang amanah, jangan memilih karena embel embel uang,” tandasnya.

Seperti diketahui, Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jateng tahun 2018 diikuti oleh dua pasangan calon, yakni Ganjar Pranowo – Taj Yasin, yang didukung oleh PDIP, PPP, Partai Demokrat dan Partai Nasdem.

Sedangkan kandidat lainnya Sudirman Said – Ida Fauziyah yang diusung oleh Partai Gerindra, PAN, PKS dan PKB.

KPU Demak Gencar melakukan sosialisasi Pilgub Jateng 2018 , kepada berbagai elemen dan segmen masyarakat untuk mengajak mereka agar menggunakan hak pilihnya. Mengingat dua kali penyelenggaraan Pilgub Jateng, tingkat partisipasi masyarakat masih rendah, dibawah angka 50 persen.

” Kita gencar sosialisasi Pilgub Jateng. Sudah
80 persen kita sosialisasi, merata di semua daerah pemilihan (Dapil),” ujar Hastin.

Sementara itu, Kusfitria Martyasih, Ketua Komunitas Rumah Kita ( Koruki) Demak, mengajak para peserta yang mayoritas ibu – ibu, untuk ikut berpartisipasi aktif dalam pesta demokrasi.

Dengan adanya acara sosialisasi ini, kaum Ibu bisa lebih mengenali pasangan calon dan mengetahui visi misinya, sehingga pada saat pemungutan suara nanti, tidak asal mencoblos.

“Biasanya, emak – emak nyoblosnya cari yang ganteng atau ada uangnya. Jangan matre, asal ada uang main coblos saja.
Nah, adanya sosialisasi ini, diharapkan bisa membuka hati dan nurani mereka untuk memilih pemimpin yang baik, ” katanya. (El)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here