Home Headline Korban Keracunan Makanan Masih Dirawat, Tim Dokter Terus Awasi Kondisi Para Korban

Korban Keracunan Makanan Masih Dirawat, Tim Dokter Terus Awasi Kondisi Para Korban

115
0

Semarang, 31.08 ( Beritajateng.net) – Kondisi korban keracunan makanan yang masih berada di rumah sakit, kondisinya mulai berangsur membaik. Dari 96 korban, sekitar 59 pasien yang menjalani rawat inap dan rawat jalan, sudah tidak menunjukkan gejala muntah maupun lemas.

racun-2

Sebelumnya sebanyak 37 korban yang sempat dirawat di Rumah Sakit Tugu saat ini masuk di Rumah Sakit Permata Medika. Untuk pasien rawat inap di ruangan Arimbi yang sebelumnya berjumlah 8 pasien, kini menjadi 17 pasien, sementara untuk diruang Srikandi dari 8 pasien menjadi 7 pasien yang menjalani rawat inap.
Wahyu David, salah satu pasien yang menjalani rawat inap mengaku, dirinya ikut memakan katering yang disediakan perusahaan. Usai menyantap makanan ikan panggang dan sayur bayam, ia mulai merasa pusing dan mual sebelum masuk rumah sakit.”Mangut mas, sama sayur bayam. Habis itu saya mulai pusing,” ujar David saat ditanya apakah yang ia makan sebelum alami keracunan makanan.
Kapolsek Mijen,Kompol Baihaqi menjelaskan bahwa memang ada pasien yang awalnya di rawat di RS Tugu, pindah ke RS Permata Medika. “Pasien di RS Permata Medika, bertambah karena ada sejumlah pasien yang pindah dari RS Tugu ke RS Permata Medika,” jelas Kapolsek.

racun-3

Puluhan pasien yang dirawat di ruang Arimbi dan Srikandi, sudah berangsur membaik meski masih ada mengeluhkan kepala pusing dan mual. Sementara itu, tim dokter yang melakukan pemeriksaan terhadap puluhan pasien korban keracunan, hingga saat ini terus mengupayakan pemeriksaan secara intensif.”Kami tim dokter dari RS Permata Medika, tanpa henti terus memberikan persawatan kepada pasien secara intensif, untuk membantu pemulihan kondisi mereka agar lebih cepat,” terang Dokter Daru Kartika, salah satu dokter yang melakukan perawatan terhadap korban keracunan makanan.
Dari data RS Permata Medika, 24 pasien kini masih dirawat, sementara 35 lainnya diperbolehkan rawat jalan. Total korban keracunan makanan katering buruh pabrik PT Fukuryo indonesia mencapai 96 orang. (BJ/NG)