Home Ekbis Kopi dan Cengkeh Angkat Ekonomi Masyarakat  

Kopi dan Cengkeh Angkat Ekonomi Masyarakat  

1371
0
Bupati Pekalongan H. Asip Kholbihi, SH, MS.i
         KAJEN, 11/10 (BeritaJateng.net) – Geliat pembangunan pedesaan di Kabupaten Pekalongan khususnya di beberap wilayah kecamatan atas seperti Lebakbarang, Kandangserang, Paninggaran hingga Petungkriono begitu mencolok. Dalam dua tahun ini disepanjang jalan Kecamatan itu sudah banyak ditemukan rumah penduduk yang bagus dengan dilengkapi mobil.
       “Ini sebagai salah satu bukti meningkatnya kemakmuran masyarakat kita yang ditandai dengan kemampuan ekonomi atas barang sekunder,” tandas Bupati Pekalongan H. Asip Kholbihi, SH, MS.i
         Menurut Asip, hal tersebut tidak lepas karena daerah Kecamatan atas tersebut rata rata merupakan pusatnya tanaman Agrobis, yang jika dikembangkan akan mendatangkan nilai ekonomi yang tinggi. Seperti halnya Kecamatan Lebakbarang, tersebut sebagai daerah penghasil kopi robusta, gula aren, pisang , dan cengkeh yang telah menyumbang ekonomi masyarakat.
       Oleh karena itu pihaknya akan melakukan inventarisasi untuk kemudian pemerintah akan memberikan bantuan dari hulu, dengan memberikan bibit kopi. “Ini penting karena kopi ini menjadi salah satu penggerak ekonomi setempat,” tandasnya.
        Di Kecamatan Lebakbarang, luas kebon kopi dibawah tegakan pohon diperkirakan  mencapai 1500 hektar dan pohon kopi ini masihlah tanaman liar yang belum dikelola secara baik. Jika diberi bibit yang telah menyesuaikan dengan tingkat  kesuburan tanah diharapkan akan meningkatkan produktifitas.
        Disamping penghasil kopi wilyah ini juga penghasil cengkeh. Cengkeh mampu memberi pendapatan yang lumayan. Dan saat ini sudah ada kerja sama antara LMDH dengan perhutani untuk penanaman pohon cengkeh di sela sela pohon tegakan dengan jumlah pohon cengkeh hingga 2000 buah. “Dan diperkirakan pada lima tahun mendatang akan panen sehingga dapat meningkatkan kemakmuran masyarakat,”tandasnya. (ST/EL)