Home Headline Konvoi Kelulusan, Ratusan Pelajar SMA Diamankan Polisi

Konvoi Kelulusan, Ratusan Pelajar SMA Diamankan Polisi

302
0
Konvoi Kelulusan, Ratusan Pelajar SMA Diamankan Polisi
       Semarang, 4/5 (BeritaJateng.net) – Aparat Kepolisian Kota Besar Semarang menghentikan ratusan siswa SMA di Kota Semarang yang sedang melakukan konvoi kelulusan. Mereka di hentikan karena mengganggu ketertiban berlalu lintas dan sangat berpotensi terjadinya kecelakaan.
        Meski sebelumnya telah dianjurkan untuk tidak melakukan konvoi pada saat acara kelulusan dan sudah berulangkali disampaikan melalui sekolah masing-masing. Namun masih ada siswa-siswi yang nekad melakukan konvoi yang membahayakan bagi pengguna jalan lain, pada Kamis (3/5) sore.
        Aparat Kepolisian Polrestabes Semarang akhirnya terpaksa menghentikan konvoi yang dilakukan ratusan siswa-siswi SMA/SMK di Kota Semarang di kawasan Simpang Lima.
        Mereka semua dikumpulkan dan dilakukan penggeledahan hingga diminta berbaris oleh petugas kemudian sebagian pelajar itu diangkut dengan menggunakan sejumlah armada truk milik Polisi.
Konvoi Kelulusan, Ratusan Pelajar SMA Diamankan Polisi

Sementara para pemilik kendaraan diminta mendorong motornya dengan mesin dimatikan untuk menuju ke Mapolrestabes Semarang sejauh 3 Km.

        Kapolsek Semarang Selatan Kompol Dedy Mulyadi menjelaskan para pelajar yang jumlahnya mencapai 400 siswa itu, selanjutnya di kumpulkan di Malporestabes Semarang untuk didata dan dilakukan pembinaan.
        “Setelah pembinaan mereka akan diserahkan kepada orangtuanya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.
        Sedangkan bagi pelajar yang membawa kendaraan tidak sesuai standar dan tidak dilengkapi dengan surat-surat akan diberikan sanksi berupa tilang. “Sudah disampaikan oleh aparat Kepolisian dan Babinkantibmas melalui sekolah-sekolah untuk tidak melakukan konvoi atau ular-ularan yang dapat mengancam keselamatan pengendaraan lain maupun diri sendiri,” tuturnya.
        Sementara itu salah satu siswa SMA Yayan mengaku mengikuti konvoi karena hanya ikut-ikutan dan tidak untuk berbuat yang menimbulkan keresahan warga, apalagi kekacauan. “Hanya ikut saja, melihat ada rombongan saya ikuti dari belakang,” ujarnya. (Nh/El)