Home Hiburan Komunitas Pecinta Reptil Ramaikan Tazmania Show Case

Komunitas Pecinta Reptil Ramaikan Tazmania Show Case

Reptil

Semarang, 17/9 (BeritaJateng.net) – Universitas Sultan Agung (Unissula) Semarang melalui unit kegiatan mahasiswa (UKM) menggelar ‘Tazmania Show Case’ di depan gedung Fakultas Teknik Industri (FTI), Kamis (17/9) siang.

Tazmania merupakan nama sebuah radio komunitas milik FTI Unissula yang didirikan tahun 1994. Event Tazmania show case sendiri baru pertama kali diadakan.

Kegiatannya diisi oleh berbagai komunitas yang ada di internal dan eksternal kampus Unissula. Ada sekitar 12 komunitas yang turut memeriahkan acara ini. Salah satunya, komunitas Mahasiswa Pecinta Reptil (MPR) Undip.

Ketua Panitia, Ainasofi Nastiti yang merupakan mahasiswi Jurusan Psikologi semester 7 ini menjelaskan jika kegiatan Tazmania Show Case telah dibuka oleh Wakil Dekan I, Bustanul Arifin., ST., MT.

“Uniknya, ini baru pertama kalinya kegiatan kampus dengan siaran live streaming outdoor,” jelas Aina.

Kegiatan ini lanjut Aina lebih kepada mengumpulkan komunitas-komunitas yang ada di kota Semarang agar terekspose.

“Selain itu, mahasiswa juga bisa mengambil wawasan tentang komunitas tersebut,” ungkapnya.

Tazmania show case tidak hanya menampilkan komunitas, melainkan juga ada pembelajaran bahasa, yakni Bahasa Inggris, Arab dan lainnya. Sehingga mahasiswa bisa ikut berpartisipasi dan belajar dari kegiatan ini.

Ada pula komunitas MPR yang berunjuk gigi melalui reptilnya. Mereka mengelompokkan reptil kedalam dua kategori, yaitu fenom dan non fenom.

Fenom untuk kelas reptil yang berbisa tinggi dan dimasukkan ke dalam aquarium khusus. Sedangkan non fenom untuk reptil sekelas phyton dan ular sanca kembang.

“Sekitar 20 orang tergabung dalam komunitas reptil ini, serta masih banyak partisipan aktif lain ada 10 orang lagi,” kata Imron Rusyadi wakil dari Komunitas MPR Undip.

Dia juga mengungkapkan terimaksihnya kepada penyelenggara Tazmania show case.

“Dari sini kita bisa saling berbagi cara mensosialisasikan penanganan reptil yang dianggap ganas dan berbisa. Reptil bukan hal yang tabu. Event seperti tazmania akan semakin menambah teman dan relasi,” imbuh Imron. (BJT01)