Home Hiburan Komunitas Lumpia Komik Semarang Gelar Workshop Pembuatan Komik Strip

Komunitas Lumpia Komik Semarang Gelar Workshop Pembuatan Komik Strip

IMG-20150913-WA0017

Semarang, 13/9 (BeritaJateng.net) – Bertempat di Mall Ciputra Semarang, Minggu (13/9) sore, komunitas Lumpia Komik (LK) Semarang mengadakan workshop berupa pelatihan pembuatan komik strip. Kegiatan pelatihan ini masih dalam rangka Pameran Industri Kreatif Semarang 2015 yang diselenggarakan oleh Disperindag Kota Semarang.

Selain diberikan pelatihan, dalam kegiatan ini komunitas LK juga mengadakan perlombaan komik strip. Dengan waktu yang diberikan oleh panitia selama 30 menit, peserta diberikan kesempatan untuk membuat sebuah cerita bergambar dengan tema yang bebas.

Tak hanya dari anggota komunitas LK saja yang mengikuti kegiatan ini, namun juga tak sedikit dari beberapa pengunjung Mall Ciputra mulai kalangan remaja hingga para orang tua begitu antusias untuk mengikuti workshop tersebut.

Setelah para peserta selesai dalam membuat komik strip, dan telah melalui proses penilaian, selanjutnya panitia memilih satu nama dari sekian banyak peserta yang hasil atau karyanya dianggap menarik.

“Saya angkat tema ‘morning power’, bercerita tentang seorang yang mulai beraktifitas dengan bangun pagi, mandi, gosok gigi, trus berniat mengikuti workshop ini. Saking semangatnya ternyata orang ini datang kepagian,” ujar Gilang saat menceritakan isi komiknya setelah dinyatakan sebagai pemenang.

Sementara itu, S. Yuwanto selaku ketua komunitas Lumpia Komik ketika diwawancarai usai acara menyampaikan terimakasih kepada semua peserta yang sudah berkenan hadir dari awal hingga akhir. Ia secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Disperindag Kota Semarang yang sudah mengadakan dan menfasilitasi kegiatan Pameran Industri Kreatif Semarang 2015 ini.

“Meskipun acara ini tergolong singkat, semoga dapat memberikan manfaat yang banyak terlebih kepada peserta yang sudah antusias mengikutinya,” harap pria yang biasa disapa Wanto ini.

Secara terpisah salah satu peserta, Anggreini mengatakan bagus dan menarik workshop yang diadakan komunitas LK ini.

“Jadi tidak hanya diberikan pelatihan cara membuat komik saja, melainkan juga diajarkan bagaimana agar karya seorang komikus bisa tembus sampai ke penerbit,” terangnya. (bjt02)