Home Hukum dan Kriminal Komplotan Perampok Spesialis Toko Emas Diciduk Polisi

Komplotan Perampok Spesialis Toko Emas Diciduk Polisi

760

Semarang, 13/1 (BeritaJateng.net) – Komplotan pelaku perampokan spesialis toko emas yang kerap beraksi di lintas provinsi diringkus aparat Kepolisian dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jateng.

Satu pelaku bernama Mudakir (37) warga Temuan Jaya, Kabupaten Muara Musi Rawas, tewas akibat timah panas anggota kepolisian. Petugas terpaksa melakukan penembakan, lantaran saat dilakukan penangkapan pelaku berusaha melawan.

Sementara, lima pelaku lain masing-masing bernama Fajar Wiyoto (34) warga Dawis Domba, Kabupaten Purworejo, Sujiyanto (31) dan Sudarso (46) keduanya warga Sumber Jatipohon, Kabupaten Grobogan. Lalu, Warso Edi Santoso (38) warga Klumpit, Kabupaten Blora, serta seorang lagi bernama Suratno (46) warga Kibang Budi Jaya, Kecamatan Tulang Bawang.

Dalam melakukan aksinya para pelaku menggunakan senjata api rakitan, yang mereka gunakan untuk mengancam dan menodong karyawan toko. Kali terakhir beraksi, komplotan ini menggasak dua toko emas yang berada di daerah Cilacap, yakni toko emas Nagaputri dan toko emas ADIL, pada hari Jumat (8/1) lalu.

IMG_0102

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Jateng, Kombes Pol Gagas Nugraha menyatakan komplotan yang diringkus pihaknya tercatat pernah melakukan aksi serupa di tujuh tempat yang berbeda.

“7 TKP diantaranya di Kalimantan, Jawa Timur, Yogjakarta, dan Jawa Tengah. Sedangkan yang di Cilacap, korban ada tiga orang dengan luka tembak,” ungkap Gagas.

Gagas menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan, hasil kejahatan berupa emas yang didapat dari para pelaku selanjutnya di jual ke Jakarta dan Lampung.

“Total kerugian yang di Cilacap mencapai 900 gram emas. Mereka juga residivis dan setiap beraksi mempunyai peran yang berbeda-beda. Sedangkan para penadah kami masih akan lakukan pengejaran,” jelasnya.

Untuk proses pemeriksaan lebih lanjut, kelima pelaku digelandang di Mapolda Jateng. Petugas juga berhasil mengamankan beberapa barang bukti diantaranya lima senjata api rakitan, 50 butir amunisi, 16 handphone, 2 unit sepeda motor serta sejumlah barang bukti lainnya.

“Untuk senjata rakitan beserta peluru milik pelaku ini diperoleh dari Kalimantan. Pelaku terancaman pasal 365 KUHP, tentang pencurian yang disertai kekerasan,” pungkasnya. (Bjt02)