Home Headline Komisi C Sayangkan DKP kurang Memperhatikan PPP Klidang Lor Batang

Komisi C Sayangkan DKP kurang Memperhatikan PPP Klidang Lor Batang

198
0

BATANG, 5/7 (beritajateng.net) – Komisi C DPRD Jateng menyayangkan kurangnya perhatian dari Dinas Kelautan dan Perikanan Jateng karena minimnya sarpras dasar, seperti kurangnya peralatan komputer, sehingga pelayanan nyaris dilakukan secara manual. Sekretaris Komisi C Tety Indarti mengungkapkan hal itu usai memimpin kunjungan kerja Komisi C ke PPP Klidang Lor, Rabu (4/7).

Legislator Partai Demokrat itu minta Dinas Kelautan dan Perikanan Jateng secepatnya mengadakan perangkat komputer yang sangat dibutuhkan untuk kegiatan pelayanan, minimal empat (4) unit. Untuk itu dia meminta pengelola PPP Klidang Lor segera membuat proposal lengkap tentang kebutuhan sarpras, termasuk komputer, dan ditembuskan ke Komisi C.

“Secepatnya ya, mosok instansi Provinsi gak punya komputer, pelayanan masih banyak yang manual kan keterlaluan. Lagipula kinerjanya sangat bagus, ini baru Juni saja penerimaan PAD sudah dua kali lipat dari target,” tegasnya.

Tety juga menyoroti pendangkalan alur sungai Sambong yang menghambat lalu lintas kapal dari dan ke pelabuhan. Menurutnya apabila dilakukan pengerukan untuk mengurangi sedimentasi di sepanjang alur sungai Sambong sampai dermaga akan berdampak ganda. Selain melancarkan kapal hingga yang bertonase besar, di atas 20 gross ton, pastinya juga menambah penerimaan retribusi tambat labuh.

Senada anggota Komisi C Kusdilah menambahkan, apabila anggarannya terbatas dapat didahulukan pendalaman kolam labuh yang masih dangkal, kemudian dilanjut tahun berikutnya pendalaman alur sungai Sambong. “Karena itu tolong segera ajukan proposal seperti diminta ibu sekretaris komisi, kami akan dukung dalam rapat pembahasan anggarannya,” tutur legislator Partai Golkar itu.

Selain pihak, Komisi C mengapresiasi kinerja Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Klidang Lor Kabupaten Batang yang sangat istimewa dalam penerimaan PAD tahun 2017 lalu, yakni mencapai Rp 894,3 juta atau hampir empat kali (391%) dari target. Tahun ini per Juni (semestar I) pencapaiannya juga tak kalah istimewa, yakni Rp 462,1 juta atau dua kali (201%) dari target.

Penerimaan PAD tahun 2017 dari PPP Klidang Lor mencapai Rp 894,3 juta atau 391 persen dari target Rp 228,7 juta. Sedang untuk tahun 2018 ini dari target Rp 229,4 juta, per Juni (semester I) terrealisasi Rp 462,4 juta (201,4%).

(NK)