Home Headline Komisi C Kecewa Data Aset Pemprov Jateng Buruk

Komisi C Kecewa Data Aset Pemprov Jateng Buruk

249

SEMARANG, 25/6 (beritajateng.net) – Komisi C DPRD Jawa Tengah baru baru ini melakukan tinjauan lapangan ke salah satu aset tanah milik Pemprov Jateng di Desa Sumurgunung Kecamatan Pagergunung Kabupaten Kendal. Tinjauan lapangan ini menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya tanah milik Pemprov Jateng yang mangkrak

Ketua Komisi C DPRD Jateng Asfirla Harisanto mengatakan, Komisinya melakukan tinjauan lapangan dengan mengajak Kepala Bidang Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Herry Setiawan untuk mengetahui keberadaan aset tanah di tempat tersebut dan bagaimana pengelolaannya selama ini.

Dari tinjauan tersebut Asfirla yang akrab disapa Bogi ini kecewa karena Pemprov mengaku tanah tersebut tidak tercatat di buku aset milik Pemprov Jateng.

“Kami kecewa kenapa tanah yang jelas jelas dipasangi plang MILIK PEMPROV JATENG dikatakan tidak tercatat sebagai aset milik pemerintah provinsi,” ungkapnya.

Bogi menambahkan, temuan komisinya ini menunjukkan pendataan dan pengelolaan aset milik Pemprov Jateng masih amburadul dan belum tertata dengan baik. Dia kawatir akan banyak aset milik pemprov yang hilang dengan data yang tidak jelas seperti ini.

“Banyak aset tanah yang sudah hilang dan beralih kepemilikan. Seperti antara lain yang ada di Jalan Durian Raya Semarang. Yang di Pagergunung ini bisa saja mengalami nasib yang sama dan diklaim milik pihak lain kalau pemprov tidak segera mengurus kepemilikannya,” tambahnya.

Kepala Bidang Aset BPKAD Pemprov Jateng Herry Setiawan menjelaskan, dari penelusuran sementara yang dilakukan pihaknya, aset tanah tersebut bukan milik Pemprov Jateng. Dia akan melakukan penelusuran lebih jauh aset tersebut milik siapa.

“Sudah kami telusuri walau baru sepintas, persoalannya kenapa dan siapa yang memasang plang milik Pemprov Jateng,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (24/6).

Informasi sementara yang diperoleh pihaknya, lanjut Herry Setyawan, tanah tersebut milik Kementerian Pertanian. Namun dirinya mengaku belum mengetahui secara persis siapa pemilik aset tanah tersebut. Dia berjanji akan segera melakukan rapat koordinasi dengan Dinas Pertanian dan Kementerian Pertanian untuk mengurai persoalan aset ini.

“Insya Allah minggu depan akan kami lakukan rapat koordinasi dengan dinas dan kementerian agar segera jelas siapa pemilik tanah tersebut,” jelasnya.

Aset tanah yang diatasnya terpasang plang Milik Pemprov Jateng tersebut memiliki luas 2,5 hektar. Tanah yang berada di perbukitan tersebut tampak terdapat beberapa komoditas tanaman tahunan seperti Jati dan tanaman lainnya.

(NK)