Home Advertorial Komisi B DPRD Demak Sidak Tabung Gas dengan Pemberat

Komisi B DPRD Demak Sidak Tabung Gas dengan Pemberat

1000
Anggota Komisi B Demak, Marwan, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) disalahsatu agent tabung gas 3 kg di wilayah Demak Kota.

DEMAK, 3/11 (BeritaJateng.net) – Beberapa minggu terahir ini, masyarakat Kabupaten Demak merasa resah, lantaran banyak beredar tabung gas ukuran 3kg dipasaran dengan tempelan plat pemberat yang menempel pada bagian luar tabung gas. Oleh sebab itu untuk memastikan apakah benar adanya tabung gas ukuran 3 Kg dengan pemberat, Komisi B DPRD Demak, melakukan inspeksi mendadak(sidak) ke beberapa pangkalan dan agen gas.

Menurut Marwan, amggota Komisi B Demak, mengatakan, tabung gas dengan pemberat sangatlah merugikan bagi konsumen, dirinya merasa heran terhadap pengawasan dari pihak yang berkopeten terkait  tabung layak dan tidak layak untuk diisi gas.

Dari hasil sidak dilapangan, Marwan menjumpai adanya tabung gas ukuran 3 kg jumlah plat pemberatnya lebih dari tiga, bahkan ada yang 4 plat yang menempel, pemberat tersebut sama dengan setengah kilo gram. Untuk mengelabuhi konsumen, pemberat tersebut ditempelkan pada bagian bawah tabung gas dengan cera di lasdan ditutupi dengan menggunakan stiker pertamina.

“Ini ada tambahan plat besi di tabung, ini kan berat tabung jadi berkurang, yang dirugikan konsumen, nantinya kami akan tanyakan ke pertamina apakah mungkin ada unsur kesengajaan,” tegas Marwan.

Terkait temuan adanya indikasi kecurangan tersebut, anggota DPRD Demak, akan melanjutkan dengan menyidak secara intensif di tiga SPBE, yaitu SPBE Karangawen, Karangtengah, dan SPBE Sayung, Demak. Bila ketiga SPBE tersebut terindikasi membiarkan tabung gas 3kg dengan pemberat lebih, dirinya akan melaporkannya ke Polisi, mengingat konsumen sangat dirugikan dengan adanya temuan ini.

Disisi lain, menurut salah satu warga perumahan Wiku, Kecamatan Demak Kota, yang sekaligus penjual warung makan, Maktun (38) mengatakan, dirinya mengaku sangat dirugikan dengan adanya tabung gas 3 kg dengan pemberat, pasalnya isi tabung gas tersebut tidak sesuai dengan ukuran yang sesungguhnya.

Biasanya tabung gas 3 kg tanpa ada pemberat bisa digunakan 3 hari, sedangkan tabung gas dengan adanya tempelan pemberat hanya bisa digunakan tidak lebih dari satu hari. Hal tersebut dirinya rasa sangat bera dan merugikannya.

“Sudah berminggu-minggu tabung gas dengan pemberat beredar, harusnya instansi yang mengurusi permasalahan tabung gas 3kg segera mengambil tindakan tegas kepada agen atau SPBE yang tidak mengawasi secara maksimal tabung dengan pemberat. Bagaimanapun pedagang seperti saya inilah yang rugi,” cetus Maktun. (Bjt04)