Home Hiburan Kolam Ombak, Wahana Baru Manjakan Pengunjung Owabong

Kolam Ombak, Wahana Baru Manjakan Pengunjung Owabong

Kolam Ombak Owabong. Ombak yang dihasilkan mirip dengan ombak di laut. Ketinggian ombak juga bisa dikendalikan layaknya seperti mengemudikan kendaraan.  
Kolam Ombak Owabong. Ombak yang dihasilkan mirip dengan ombak di laut. Ketinggian ombak juga bisa dikendalikan layaknya seperti mengemudikan kendaraan.   
Kolam Ombak Owabong. Ombak yang dihasilkan mirip dengan ombak di laut. Ketinggian ombak juga bisa dikendalikan layaknya seperti mengemudikan kendaraan.

 

Purbalingga, 20/9 (BeritaJateng.net)Pengunjung Obyek Wisata Air Bojongsari (Owabong) di Desa Bojongsari, Kecamatan Bojongsari, akan semakin dimanjakan dengan kehadiran wahana baru kolam ombak.  Wahana yang sementara dinamai kolam ‘beda ombak’, diujicoba pada Minggu (20/9) siang. Bentukan ombak di kolam sekelas waterpark ini, berbeda dengan kolam sejenis di obyek wisata lain. Kolam ombak Owabong lebih kencang meski digarap dengan teknologi sederhana karya Tim Teknisi Owabong.

“Dengan membandingkan kolam ombak di beberapa waterpark di Jakarta, kolam ombak milik kami sangat berbeda. Bentukan ombaknya bisa dibuat kencang atau pelan sesuai keinginan wisatawan. Deburan ombaknya juga persis seperti di pantai. Pengoperasian kolam ombak juga penuh pagi hingga sore, berbeda dengan waterpark lain yang hanya mengoperasikan pada jam-jam tertentu,” kata Direktur Owabong, Wisnu Haryo Danardono.

Menurut Wisnu, keberadaan wahana kolam ombak akan semakin melengkapi wahana yang sudah ada. Wahana baru lain yang telah selesai digaap yakni kolam khusus wanita dan kolam air hangat.

“Dengan selesainya pembangunan kolam ombak, diharapkan akan memecah konsentrasi wisatawan yang semula terfokus pada wahana kolam utama, pantai bebas tsunami, dan arena mandi air, serta kolam arus,” kata Wisnu.

Meski sudah selesai diujicoba, namun kolam ombak ini akan resmi dibuka untuk wisatawan pada awal Desember 2015 mendatang. Pihak manajemen masih melakukan finishing khususnya sarana pendukung seperti pembuatan batu karang buatan, gazebo, dan pembenahan sisa material. “Awal bulan Desember kami pastikan sudah dioperasikan untuk umum,” kata Wisnu.

Untuk mengunjungi fasilitas ini, pengunjung Owabong tidak dipungut biaya tiket masuk lagi. Pengunjung bebas bermain deburan ombak hingga bermain di pantai buatan.

“Jika pengunjung menghendaki pelampung, itu yang kami sewakan. Selain itu juga, gazebo disewakan untuk pengunjung yang ingin sekedar bersantai atau menggelar pertemuan sederhana,” kata Wisnu.

Sementara itu, Kepala Divisi Operasional Owabong, Eko Susilo mengungkapkan, kolam ombak dibangun di arena bekas danau buatan. Luas areal yang digunakan sekitar 1.800 meter. Penggerak untuk membuat ombak dirancang oleh Tim Teknisi Owabong yang telah dikonsultasikan dengan beberapa dosen teknik di Yogyakarta. 

“Alat yang kami buat mampu membuat ombak yang bisa dikendalikan besar kecilnya, sesuai keinginan wisatawan. Alat ini nantinya akan kami patenkan,” kata Eko Susilo.

Kepala Bidang Pariwisata pada Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Dinbudparpora) Purbalingga, Ir Prayitno, M.Si mengatakan, penambahan wahana baru kolam ombak diharapkan akan menjadi kebangkitan kembali Owabong sebagai sarana rekreasi keluarga.

“Persaingan waterpark di Jateng semakin sengit, dan Owabong menambah wahana baru kolam ombak yang belum banyak dijumpai di waterpark lain. Kami berharap, wisatawan yang berkunjung ke Owabong akan semakin dimanjakan dengan keberadaan kolam ombak,” harap Prayitno. (BJ33)

 

1 COMMENT

Comments are closed.