Home Headline Kodim Semarang Bongkar Pabrik Oli Palsu

Kodim Semarang Bongkar Pabrik Oli Palsu

Petugas menyita ribuan botol oli palsu.

Petugas menyita ribuan botol oli palsu.

Semarang, 19/3 (BeritaJateng.net) – Kodim 0733/BS Semarang dan Denintel Kodam IV/Diponegoro menggerebek sebuah rumah yang dijadikan pabrik oli palsu di Jalan Beton Mas Utara No.217 dan 147, Kel Panggung Lor, Kec Semarang
Utara, Kamis (19/3). Dari hasil penggerebekan tersebut, petugas menemukan ribuan oli diduga siap edar.

Dalam rumah pertama, di Jalan Beton Mas No. 147 petugas menemukan ratusan karton oli motor yang siap kirim. Sementara di rumah Beton Mas No. 217 digunakan untuk pembuatan oli palsu tersebut. Selain menyita ribuan botol oli palsu, petugas juga mengamankan pemilik pabrik oli palsu yakni Andojo Prayitno.

Kepada petugas, Andojo mengaku usaha pembuatan oli yang dikelolanya sudah beroperasi 1,5 tahun. Adapun modusnya, Andojo membeli oli-oli bekas kemudian diolah untuk dijadikan oli baru dengan cara menyaring dengan oli baru.

“Supaya tidak diketahui kalau palsu, saya mengemasnya dengan botol oli bekas. Saya sudah membuat dan memasarkan oli palsu ini sejak 1,5 tahun lalu,” ungkap pelaku.

Oli yang dipalsu pelaku dari berbagai merek, seperti Yamalube, Mesran, AHM, Federal Oil, dan Castrol. Dari pengakuannya, oli tersebut dipasarkan ke wilayah, Kudus, Rembang, Pati, dan Lasem.

Dari pengembangan, petugas juga menggrebek rumah yang digunakan untuk mengemas oli palsu tersebut, yakni di rumah Jl Kalimas, No. 94, Kel Panggung Lor, Kec Semarang Utara. Disini ditemukan dua alat yang digunakan untuk pembuatan barcode palsu.

Dandim 0733/BS Semarang, Letkol Inf Muhammad Taufiq Zega yang memimpin penggerebekan itu mengatakan, penggerebekan tersebut berdasarkan laporan masyarakat yang mengeluhkan adanya oli palsu.

“Info bermula dari laporan warga yang mengetahui motornya rusak saat mengganti oli. Dari situ petugas melakukan penyidikan dan langsung menggerebek,” katanya.

Lebih lanjut ia membeberkan modus yang digunakan pelaku untuk melancarkan usahanya sangat rapi, pelaku menggunakan rumah pribadi untuk proses produksi pencampuran oli.

“Untuk membuat oli-oli tersebut, pelaku mencampur oli asli dengan oli bekas. Supaya tidak dicurigai, pelaku memberikan zat pewarna agar terlihat asli,” jelasnya.

Dandim menambahkan, untuk proses hukum lebih lanjut, pihaknya akan berkoordinasi dengan kepolisian Polda Jateng. Dan hingga saat ini, pelaku masih diamankan jajaran Kodim 0733/BS Semarang yang nantinya akan diserahkan ke Mapolda Jateng. (BJ04)

Advertisements