Home Lintas Jateng Kodam IV/Diponegoro Buka Dapur Umum Untuk Korban Kebakaran Johar

Kodam IV/Diponegoro Buka Dapur Umum Untuk Korban Kebakaran Johar

Dapur umum yang didirikan oleh Bekangdam Kodam IV/Diponegoro membantu pedagang yang terkena musibah kebakaran.
Dapur umum yang didirikan oleh Bekangdam Kodam IV/Diponegoro membantu pedagang yang terkena musibah kebakaran.

Semarang, 14/5 (BeritaJateng.net) – Komando Daerah Militer (Kodam) IV/Diponegoro melalui pembekalan dan angkutan daerah militer  (Bekangdam) telah membuka dapur umum sejak Rabu (13/5) kemarin, untuk membantu pedagang pasar Johar yang mengalami musibah kebakaran.

Hal ini merupakan bentuk kepedulian Kodam IV Diponegoro untuk membantu dan mempermudah mengakomodir pedagang yang terkena dampak musibah kebakaran untuk memperoleh bahan makanan yang berada di sekitar lokasi, tempat istirahat dan pemeriksaan kesehatan.

Kapendam IV/Diponegoro Kolonel Arh Elphis Rudy mengatakan, pembuatan dapur umum ini dimanfaatkan oleh pedagang yang kesulitan mendapatkan akomodasi. Ditempat ini mereka bisa memperoleh makanan yang diolah dan dimasak para prajurit dari bagian pembekalan dan angkutan Kodam IV/Diponegoro.

Selain membuka dapur umum, pihaknya juga melakukan pengawasan dan keamanan di sekitar lokasi kebakaran. “Yang kemungkinan masih ada barang yang bisa diselamatkan dari pedagang,” terangnya.

Komandan dapur umum, Letkol Purnomo mengatakan, pihaknya juga membangun tenda darurat untuk digunakan sebagai dapur umum. Tak hanya prajurit warga juga bahu-membahu membantu memasak untuk mengendrop makanan tersebut ke pedagang.

“Posko yang dimulai Rabu, (13/5) kemarin bersama PMI ini akan berlangsung sampai tujuh hari kedepan. Ini akan bisa bertambah melihat perkembangan di lapangan dan disesuaikan dengan keadaan para pedagang,” tegasnya.

Selain itu, Purnomo menambahkan di posko ini bagi warga masyarakat kota Semarang yang ingin memberikan bantuan terhadap pedagang korban kebakaran pasar Johar bisa melalui posko tanggap darurat dapur umum tersebut.

Bahan makanan untuk hari ini diolah dan dikemas menjadi 1000 nasi bungkus untuk dibagikan ke para pedagang, anggota TNI- Polri, relawan dan petugas yang membantu para pedagang untuk mengevakuasi barang-barang milik pedagang dan pembersihan pasar. (Bj05)