Home DPRD Kota Semarang Klarifikasi Penyebab Gagalnya SNMPTN, Dewan Bakal Panggil SMA3 dan Disdik Semarang

Klarifikasi Penyebab Gagalnya SNMPTN, Dewan Bakal Panggil SMA3 dan Disdik Semarang

469
Murid SMAN 3 Semarang luapkan kekecewaan dengan menuliskan beragam kecaman.

Semarang, 16/5 (BeritaJateng.net) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang memanggil pihak SMA Negeri 3 Semarang dan Dinas Pendidikan untuk mengklarifikasi penyebab kegagalan pada SNMPTN.

“Kami akan panggil sekolah (SMAN 3 Semarang, red.) dan Disdik, Selasa (17/5) mendatang. Sudah kami kirimkan suratnya,” kata Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang Laser Narindro di Semarang, Senin (16/5).

Politikus Partai Demokrat itu menjelaskan pemanggilan pihak sekolah dan Disdik untuk mengklarifikasi penyebab kegagalan siswanya pada SNMPTN 2016 agar persoalan itu menemui titik terang.

Seluruh siswa program IPA reguler SMAN 3 Semarang yang berjumlah 380 orang tidak ada yang lolos SNMPTN 2016, sementara program IPA akselerasi ada 14 siswa lolos dan IPS yang lolos 22 siswa.

Tim investigasi beranggotakan unsur orang tua siswa, SMAN 3 Semarang, dan Dinas Pendidikan juga sudah dibentuk untuk menyelidiki penyebab kegagalan seluruh siswa IPA reguler pada SNMPTN.

Berdasarkan informasi yang didapatkan, Laser mengatakan kesalahan terletak pada pihak SMAN 3 Semarang, yakni pada proses “input” data dan nilai yang dilakukan oleh petugas admin sekolah.

“Makanya, kami akan minta klarifikasi ke sekolah dengan menyertakan berkas-berkas yang diperlukan. Kalau kesalahan pada ‘input’ data oleh sekolah, kepala sekolah harus bertanggung jawab,” katanya.

Kepala sekolah, tegas dia, harus bertanggung jawab dan harus ada tindak lanjut secara prosedural atas kesalahan yang dibuatnya, sebab yang dirugikan dari persoalan ini adalah siswa.

“Dengan adanya kejadian ini, ‘grade’ SMAN 3 Semarang menjadi turun juga. Kasihan siswanya. Intinya, kami ingin agar kejadian seperti ini terulang kembali pada SNMPTN mendatang,” katanya.

Selain persoalan kegagalan SNMPTN, kata Laser, pemanggilan pihak SMAN 3 Semarang itu juga untuk mengklarifikasi mengenai habisnya masa jabatan kepala SMAN 3 Semarang, Bambang Nianto Mulyo.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi mendesak Kepala SMAN 3 Semarang Bambang Nianto Mulyo dicopot akibat kegagalan siswanya pada SNMPTN, apalagi masa jabatannya juga sudah habis.

“Surat keputusan (SK) pengangkatan Pak Bambang sebagai kepala sekolah sudah habis sejak dua tahun yang lalu. Semestinya kepala sekolah mundur atau dicopot,” kata politikus PDI Perjuangan itu. (Bj05)