Home Lintas Jateng Kirab Satu Suro Kraton Solo Dan Pura Mangkunegaran Beda Hari

Kirab Satu Suro Kraton Solo Dan Pura Mangkunegaran Beda Hari

884
Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi



SOLO, 13/10 (BeritaJateng.net) – Gelaran  malam satu Suro tahun ini antara Pura Mangkunegaran dan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat tidak dilakukan secara bersamaan dimana perayaan malam Tahun Baru Hijriyah jatuh pada Rabu (14/10/2015). 

Pura Mangkunegaran mengadakan prosesi malam satu Suro pada hari Selasa (13/10/2015) malam ini, sedangkan Keraton Solo baru akan menggelar prosesi malam satu Suro pada hari Rabu (14/10/2015) malam besok.  

Ketua Eksekutif Lembaga Hukum Keraton Surakarta (LHKS) KP Eddy Wirabumi menjelaskan perbedaan pelaksanaan kirab satu Suro ini karena adanya perbedaan penghitungan penanggalan. 

Penanggalan Kraton Solo mengacu pada penanggalan Sultan Agung yang dibuat pada masa Kerajaan Mataram. Sedangkan penyelenggaraan di Istana Mangkunegaran mengacu pada penanggalan nasional sesuai dengan tahun baru Islam.

“Jangan dipermasalahkan perbedaan ini. Ini hanya dasar perhitunganya saja yang berbeda. Satu menggacu pada penanggalan nasional, sedangkan kami (Kraton Solo) mengacu pada penanggalan Sultan Agung. Sebelumnya (empat tahun yang lalu juga sudah berbeda,” paparnya ketika di temui beritajateng.net  di Kraton Solo, Selasa (13/10/2015) sore. 

Namun sebagai kerajaaan Islam lanjut Kanjeng Eddy, Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat pada tanggal (13/10/2015)  juga mengadakan acara selamatan dan wilujengan di dalam Kraton Solo meski kirabnya baru dilaksanakan sehari sesudahnya. 
“Satu Muharam kita adakan doa dan wilujengan, sedangkan 1 Suro seperti biasa, kirab pusaka,” lanjutnya

Kirab kali ini, jelas KP Eddy, akan ada  sembilan kerbau dan sembilan pusaka  yang akan di kirab keliling Keraton Solo-Alun-alun Utara-Gladak-Jl. Mayor Kusmanto-Jl. Kapten Mulyadi-Jl. Veteran-Jl. Yos Sudarso-Jl. Slamet Riyadi-Gladak- Kembali ke Keraton Solo. (BJ24)

Advertisements