Home DPRD Kota Semarang Kinerja PNS Belum Optimal, Dewan Soroti Kenaikan TPP PNS Pemkot Semarang

Kinerja PNS Belum Optimal, Dewan Soroti Kenaikan TPP PNS Pemkot Semarang

P_20150424_103507_20150505153742599

Semarang, 14/8 (BeritaJateng.net) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Semarang secara garis besar menyetujui kenaikan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) PNS Pemkot Semarang di tahun 2016, namun masih mempertimbangkan besaran jumlah tunjangan karena menyoroti kinerja PNS yang dinilai belum optimal.

Hal ini disampaikan wakil ketua DPRD Kota Semarang Joko Santoso usai rapat Paripurna DPRD Kota Semarang, Kamis (13/8).

Joko mengatakan, banyak yang disoroti dewan terkait pengajuan TPP seperti besaran sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) APBD Kota Semarang 2014 yang mencapai Rp. 1,08 Triliun dan juga kinerja yang telah dilakukan PNS dinilai belum optimal.

“Beberapa catatan sebagai pertimbangan dewan seperti kasus Rp.22 M dan besaran silpa, itu nanti jadi penilaian kami berapa besaran kenaikan TPP yang pantas diberikan,” katanya.

Pertimbangan-pertimbangan tersebut yang menjadi tolok ukur DPRD mengambil kebijakan. “Untuk itu nantinya akan dikupas secara detail mengenai pengajuan TPP di rapat Banggar bersamaan dengan pembahasan (Kebijakan Umum Anggaran Plafon Penggunaan Anggaran Sementara (KUAPPAS),” ujarnya.

Seperti diketahui, DPRD menggelar sidang paripuran pembahasan tingkat 1, salah satunya membahas TPP di lingkungan Pemkot Semarang.

Selaian membahas TPP, rapat paripurna DPRD juga membahas pembicaraan tingkat dua penetapan keputusan DPRD atas raperda yakni perubahan atas perda Kota Semarang No. 2 tahun 2012 tentang retribusi jasa umum, perda keselamatan ibu dan anak serta pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kota Semarang 2014. (Bj05)