Home Hukum dan Kriminal Khofifah Sebut Pernikahan Sejenis Sampai Kapanpun Tetap Ilegal

Khofifah Sebut Pernikahan Sejenis Sampai Kapanpun Tetap Ilegal

Menteri Sosial Khofifah mengikuti Kirab Satu Suro
Menteri Sosial Khofifah mengikuti Kirab Satu Suro
Menteri Sosial Khofifah mengikuti Kirab Satu Suro

SOLO, 14/10 (BeritaJateng.net) – Hebohnya dugaan perkawinan sejenis yang terjadi di Dusun Gegermoyo Rt 7 RW 2 Desa Cluntang, Boyolali, Jawa Tengah membuat Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa prihatin jika itu memang benar-benar terjadi. 

Khofifah menyatakan agama juga negara tidak membolehkan pernikahan sejenis dan hal tersebut dianggap ilegal. Nama mereka tidak bisa tercatat dalam Kantor Urusan Agama (KUA) maupun Kantor Catatan Sipil. Jika terbukti itu benar maka hal tersebut merupakan pelanggaran hukum yang diberlakukan di Indonesia. 
  
“Perkawinan (sejenis) itu illegal. Tidak punya dasar hukumnya dan tidak akan pernah ada (perkawinan sejenis) dasar hukumnya,” tegas Khofifah ketika ditemui usai kirab 1 Suro, di Pura Mangkunegaran, Solo, Jawa Tengah, Selasa (13/10/2015) malam.

Ditemui terpisah, Siswanto penghulu  di desa dengan tegas menyatakan  tidak menikahkan Dumini dan Ratu Airin Karla. Bahkan dirinya mempersilakan untuk mengecek arsip di kantornya. 

“Pihak keluarga tidak ada yang mengajukan permohonan pernikahan. Dan yang saya, itu murni acara syukuran saja,” jelasnya ketika di temui di kantor  Kecamatan Kemusuk, Boyolali belum lama ini 

Seperti diketahui, Ratu Airin Karla dan Dumani, warga Musuk, Boyolali, Jawa Tengah dikabarkan menggelar syukuran, namun dalam syukuran mereka berdandan layaknya sepasang pengantin.

Namun saat keduanya dikonfirmasi, mereka  membantah dengan tegas, acara syukuran tersebut bukan pesta pernikahan. Bahkan keduanya juga menyatakan meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia atas kejadian tersebut. (BJ24)