Home News Update Ketua Timses Sibagus Sosialisasi Di Kampung Bustaman

Ketua Timses Sibagus Sosialisasi Di Kampung Bustaman

Ketua tim pemenangan Sibagus melayani masyarakat yang ingin mencicipi gulai Bustaman saat sosialisasi paslon SibAgus di kampung Bustaman Semarang.
Ketua tim pemenangan Sibagus melayani masyarakat yang ingin mencicipi gulai Bustaman saat sosialisasi paslon SibAgus di kampung Bustaman Semarang.
Ketua tim pemenangan SibAgus Joko Santoso melayani masyarakat yang ingin mencicipi gulai Bustaman saat sosialisasi paslon SibAgus di kampung Bustaman Semarang.

Semarang, 8/10 (BeritaJateng.net) – Sosialisasi kembali dilakukan oleh Tim SibAgus di kampung kuliner Bustaman RT 5, RW 3 Kelurahan Purwodinatan yang terkenal dengan masakan gulainya.

Pada acara sosialisasi kali ini, dipimpin langsung Ketua Tim Pemenangan Sibagus Joko Santoso. Ia melayani warga masyarakat yang berdesak-desakan mengantri untuk menikmati santapan gulai. Tidak saja menggelar pertemuan, namun mereka juga tetap menjaga identitas kawasan dengan mengiring kambing sebagai bahan utama kuliner yang telah tersebar di beberapa sudut Kota Semarang.

Pada sesi sosialisai, Joko menuturkan, sangat berterimakasih kepada warga, karena pasangan calon Walikota Sibagus sudah dapat dikenal dengan baik dan berharap mampu mendapatkan suara di daerah yang dikenal dengan olahan daging kambing tersebut.

“Saya sebagai Tim Pemenangan Sibagus, ingin memperkenalkan kembali Pak Sigit, calon walikota nomor urut 3,” ungkap Joko yang menjabat Wakil Ketua DPRD Kota Semarang dari Partai Gerindra.

Sigit Ibnugroho, lanjutnya, merupakan calon walikota termuda, diantara dua calon lainnya. Oleh karena itu, Sigit Ibnugroho memiliki obsesi tinggi untuk merubah Kota Semarang menjadi lebih baik lagi.

“Pak Sigit itu pengusaha besar, jadi kalau nanti terpilih, maka nggak bakal ‘golek balen’ dan nggak akan korupsi. Makanya, pilih calon ‘sing anyar, sing enom’. Pak Sigit itu berjiwa muda yang punya obsesi tinggi, istilahnya ‘nek mlaku banter’. Oleh sebab itu, butuh ‘wong sing iso ngerem’ yakni wakilnya, yakni pak Agus Sutyoso yang merupakan seorang birokrat yang tahu aturan-aturan,” tambah Joko Santoso.

Sementata itu, Azhar selaku Ketua RT 01/03 mengeluhkan minimnya perhatian dari pemerintah terhadap potensi kuliner-kuliner di Kampung Bustaman Semarang.

“Kami menginginkan potensi kuliner selain gulai kambing, disini kami juga memasak abon. Kami menginginkan ada perhatian dari pemerintah nantinya. Disini memang terkenalnya kuliner dengan bahan daging kambing,” jelas Azhar warga kampung Bustaman Semarang.(BJ06)