Home News Update Ketua KPU : Tak Ada PSU Di TPS 10 Bandarharjo

Ketua KPU : Tak Ada PSU Di TPS 10 Bandarharjo

Semarang, 14/12 (BeritaJateng.net) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menyatakan tidak akan ada pemungutan suara ulang (PSU) di TPS 10 Kelurahan Bandarharjo. Dengan demikian KPU menolak rekomendasi Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu).

Ketua KPU Kota Semarang Henry Wahyono mengatakan, keputusan diambil setelah melihat fakta tidak ada penggelembungan suara di TPS tersebut. “Kita sudah bersama-sama membuka kotak suara, menghitung, dan memvalidasi. Hasilnya tidak ada surat suara palsu dan jumlahnya lengkap, sesuai dengan yang diterima TPS,” katanya, di Kantor KPU Kota Semarang.

Pembukaan kotak suara dilakukan saat penghitungan suara tingkat Kecamatan Semarang Utara di Balai Kelurahan Bulu Lor, Jumat (11/12) malam. KPU mengundang juga perwakilan PT Pura Barutama sebagai penyedia jasa pencetakan surat suara Pilwakot Semarang 2015.

Hasil pembukaan kota suara itu disahkan dengan berita acaranomor 0135/BA.KWK/KPU.Kota/2015 tertanggal 11 Desember 2015.

Dalam salinan berita acara penghitungan suara mendapatkan hasil suara sah 269. Rinciannya 113 suara untuk pasangan calon nomor urut satu Soemarmo-Zuber Safawi, 111 suara untuk pasangan calon nomor urut dua Hendrar Prihadi-Hevearita, dan dan 45 suara untuk pasangan calon nomor urut tiga Sigit Ibnugroho-Agus Sutyoso.

Sementara surat suara tidak sah 11 lembar, dan suara tidak terpakai 99 lembar.

Jumlah surat suara tersebut sesuai dengan yang diterima TPS 10 dan berita acara C1. Artinya tidak ada surat suara “siluman” yang dimasukkan ke dalam kotak suara. Tuduhan adanya penggelembungan suara pun tidak terbukti.

“Harusnya kalau ada penggelembungan itu kemungkinannya dua. Ada surat suara palsu atau surat suara TPS lain dimasukkan ke TPS 10. Kami cek tidak ada surat suara hilang. Kesimpulannya tidak ada penggelembungan suara,” tegas Henry.

Henry memastikan tidak ada PSU di TPS 10 Bandarharjo. Keputusan itu sudah KPU sampaikan di hadapan seluruh saksi pasangan calon, Panwascam, Panitia Pemilihan Kecamatan, dan Panwaslu Kota Semarang. (Bj)