Home Headline Ketua DPRD Jateng Puji Kiprah GTT Bantu Korban Covid-19

Ketua DPRD Jateng Puji Kiprah GTT Bantu Korban Covid-19

1272

UNGARAN, 21/5 (Beritajateng.net) – Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Bambang Kusriyanto memuji kepedulian Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) Kabupaten Semarang terhadap korban pandemi Covid-19 padahal pendapatan mereka masih kecil dibanding guru lain yang sudah memiliki status sebagai Aparat Sipil Negara (ASN).

Pujian tersebut diberikan politisi yang akrab disapa Bambang Krebo ini saat menghadiri pemberian Sembako dan Zakat Profesi GTT PTT terhadap Fakir Miskin dan Anak Yatim serta masyarakat terdampak Covid-19 yang dilakukan secara simbolis di Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang.

“Nasib GTT PTT ini kan masih seperti ini, pendapatan mereka juga masih kecil tapi masih peduli dengan masyarakat miskin, anak yatim dan mereka yang terdampak Covid-19. Ini sangat membanggakan,” ungkapnya disela sela acara yang dilaksanakan di Korwilcam Bidang Pendidikan Kecamatan Bandungan, Kamis (21/5).

Menurut Krebo, Tugas guru tak terkecuali yang tergabung dalam GTT sangat berat di tengah pandemi ini. Mereka tetap harus mendidik siswanya walaupun harus dilaksanakan dengan sistem online. Hal ini tetap harus dilakukan karena tanggungjawabnya sebagai pendidik.

“Sebagai guru tanggung jawabnya sangat besar karena harus menyiapkan anak didiknya agar menjadi generasi yang mandiri dan siap menerima tongkat estafet kepemimpinan di masa yang akan datang,” ujarnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Tengah ini juga mengapresisasi langkah GTT PTT Kab Semarang yang merintis pembentukan Koperasi “Sehati” yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan anggota yang terdiri GTT dan PTT SD Negeri tersebut.

“Saya dilapori kalau GTT PTT mendirikan Koperasi Sehati yang memiliki arti Sejahtera harga mati. Saya salut. Asal jangan kalau koperasinya menjadi besar jadi lupa tugasnya sebagai guru,” tegasnya.

Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha yang juga hadir pada kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih karena sudah ikut meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19 di Kabupaten Semarang. Menurut Ngesti, saat ini masyarakat terdampak Covid-19 jumlahnya semakin banyak dan membutuhkan bantuan semua pihak tidak hanya dari pemerintah.

“Saat ini mereka yang dirumahkan dan diPHK karena imbas Covid-19 mencapai 18 ribu orang lebih. Ini belum termasuk buruh bangunan, pekerja proyek serta pekerja informal lain yang terkena imbas virus ini,” paparnya.

Pada kesempatan itu, politisi yang juga mencalonkan diri sebagai Bupati pada Pilkada Serentak tahun 2020 yang pelaksanaannya diundur pada tahun 2021 ini minta agar para guru yang tergabung dalam paguyuban GTT PTT ikut mensosialisasikan kepada masyarakat tentang pencegahan penyebaran Covid-19.

“Saya minta tolong untuk ikut mensosialisasikan pencegahan Penyebaran Covid-19 seperti menggunakan Masker, penerapan Physical Distancing, Sosial Distancing, mencuci tangan dan tetap tinggal di rumah kecuali untuk keperluan yang sangat mendesak,” pungkasnya.

(NK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

five + 3 =