Home Headline Ketua DPC PKB Kota Semarang Terlibat Korupsi?

Ketua DPC PKB Kota Semarang Terlibat Korupsi?

1511
Ilustrasi
Ilustrasi

Semarang, 31/8 (BeritaJateng.net) –
Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Semarang Teguh Widodo dan dua orang pengurus KONI 2012-2013 Sudibyo dan Mohtar ditetapkan sebagai tersangka baru dalam kasus Korupsi Dana Hibah KONI Kota Semarang.

Keterlibatan Teguh Widodo dan dua pengurus KONI dalam kasus tersebut terungkap dalam statement Kajari Semarang Asep Nana Mulyana, Senin (31/8). Selain Teguh, Djody Aryo Setyawan (DAS) dan Suhantoro (SH) telah ditetapkan tersangka terlebih dahulu.

“Pada 26 Agustus 2015 lalu, kami telah menerbitkan tiga surat perintah penyelidikan baru, masing-masing yakni surat perintah P-05/06/07/O.1008/2015 yang isinya kami menyelidiki hasil penyelidikan sebelumnya dan fakta-fakta persidangan dalam rangka perkara dugaan Korupsi Dana Hibah Koni tahun 2012-2013 yang semula tersangkanya dua, kemudian kami tingkatkan menjadi lima tersangka,” ujar Asep Nana Mulyana.

Menurutnya, berdasarkan fakta persidangan dan penyelidikan sebelumnya, ketiga tersangka ini menyalahgunakan jabatan dengan menyelewengkam anggaran dana hibah KONI dengan membuat kwitansi palsu dalam kegiatan Pekan Olah Raga Provinsi di Banyumas.

Asep Nana Mulyana menjelaskan, jika saat menjadi saksi korupsi KONI dengan dua tersangka Djody serta Suhantoro, mereka mengakui membuat kwitansi palsu dengan melebihkan anggaran sewa mobil senilai Rp. 198 juta untuk kegiatan tersebut.

Sedangkan dua tersangka lain, lanjutnya, terungkap karena terlibat dalam pembengkakan biaya pembuatan seragam serta pengadaan peralatan olahraga.

“Masing-masing tersangka yakni Mohtar, Sudibyo serta Teguh Widodo dinilai menyalahkan gunakan jabatan dengan menyelewengkan anggaran dana KONI menyangkut masalah pokok, menyangkut masalah pengadaan dan menyangkut masalah rental mobil,” katanya.

Dengan adanya tambahan tiga tersangka baru ini, kasus tindak pidana korupsi KONI Kota Semarang telah menyeret lima orang pengurus KONI tahun 2012-2013. (BJ)

Advertisements