Home DPRD Kota Semarang Ketua Dewan Semarang Pastikan Pembetonan Berjalan Lancar

Ketua Dewan Semarang Pastikan Pembetonan Berjalan Lancar

452
0
Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi saat melakukan sidak pembetonan jalan.

*** Terus Perjuangkan Perbaikan Jalan Raya Tanggungrejo

Semarang, 20/9 (BeritaJateng.net) – Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke proyek pembetonan jalan di Kampung Tanggungrejo RW 05, Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari. Supriyadi ingin memastikan pembetonan akses jalan itu dapat berjalan lancar.

Supriyadi mengatakan, akses jalan itu dibeton setebal sekitar 20 sentimeter. Menurut dia, jalan perkampungan ini sejatinya cukup vital bagi masyarakat setempat. Jalan ini juga menjadi pemecah arus kendaraan, saat terjadi kemacetan lalu lintas di Jalan Raya Kaligawe menuju ke Jl Arteri Yos Sudarso.

”Jalan ini cukup penting, karenanya kami memperjuangkan agar dibeton. Tahun ini terealisasi sepanjang 65 meter dengan anggaran Rp 150 juta. Sudah dikerjakan sejak dua pekan lalu. Adapun waktu pengerjaan selama 90 hari,” ujar pria yang juga politisi PDI Perjuangan ini.

Ditambahkan, akses jalan tersebut yang kondisinya cukup memprihatinkan masih tersisa sekitar 250 meter lagi. Ia menegaskan, akan memperjuangkan sisa jalan yang masih rusak, untuk dilakukan pembetonan di tahun anggaran selanjutnya.

“Masih tersisa 250 meter lagi yang sebenarnya juga cukup memperihatinkan. Di tahun selanjutnya kami akan usulkan pembetonan secara bertahap, agar seluruh akses jalan ini layak dilalui,” tegasnya.

Seorang warga setempat, Rudikan (39), mengaku bersyukur akhirnya akses jalan terebut dibeton. Menurutnya, akses jalan itu cukup vital bagi masyarakat sekitar. “Ini akses utama keluar masuk kampung. Selain itu, jalan tembus dari arteri Yos Sudarso ke Jalan Raya Kaligawe,” ucapnya.

Disampaikan, meski merupakan akses vital bagi masyarakat, kondisi jalan tersebut cukup memprihatinkan. Paving yang semula sebagai lantai jalan terlah remuk, sehingga kondisi jalan rusak parah. “Jika musim hujan juga becek, apalagi saat rob juga tergenang dan sulit dilalui,” kata Rudi.

Perhatian

Dituturkan, sudah sejak lama warga berharap ada perhatian dari Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, terkait persoalan itu. Namun, harapan warga selama ini tak mendapat respon yang cukup baik dari dinas terkait.

“Akhirnya, pada tahun kemarin kami mengadu ke dewan. Dan Alhamdulillah mendapat respon positif dari pak Ketua DPRD,” ucapnya.

Menurut dia, saat ini pengerasan jalan berupa pembetonan tersebut hanya sepanjang 65 meter, dengan lebar lima meter.

“Paling parah ya yang ini, karena posisinya cekungan, sehingga kalau banjir jadi tmpat genangan air,” kata dia, seraya berharap, ke depan seluruh Jalan Raya Tanggungrejo dapat dibeton,” ujarnya.

Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang sendiri, saat ini sedang melakukan peningkatan sejumlah jalan. Selain pembetonan, ada juga jalan yang dilengkapi drainase, dan juga perbaikan pedestrian. Seperti peningkatan jalan dan pembuatan pedestrian di Jl Pamularsih senilai Rp 6,48 miliar.

Kemudian Peningkatan Jalan dan pedestrian di Jl Panjaitan & Jl Sutoyo Siswomiharjo senilai RP 4,8 miliar. Peningkatan jalan dan pedestrian di Jl Gombel Lama senilai Rp 6,3 miliar. Ada juga peningkatan Jl Suratmo dengan anggaran Rp 9,15 miliar.

Ditambah dengan peningkatan jalan, saluran dan pedestian di Jl MT Haryono senilai Rp 10,97 miliar. Serta peningkatan Jalan WR Supratman senilai Rp 13,92 miliar.

”Proyek peningkatan jalan, saluran dan pedestrian ditarget selesai pada akhir tahun ini,” ujar Kepala DPU Kota Semarang, Iswar Aminuddin. (El)