Home DPRD Kota Semarang Ketua Dewan: Pencopotan Sekda, Hak Prerogatif Wali Kota

Ketua Dewan: Pencopotan Sekda, Hak Prerogatif Wali Kota

874
0
Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi memaparkan hasil paripurna dan putusan RAPBD 2017 yang telah disahkan.

SEMARANG, 9/1 (BeritaJateng.net)  – Sekda Kota Semarang, Adi Tri Hananto, digeser dari jabatannya menjadi Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) menggantikan posisi Mardiyanto yang dipindah menjadi Staf Ahli Wali Kota Semarang Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM).

Menanggapi pencopotan jabatan Adi sebagai Sekda, Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi mengatakan, hal itu hak prerogratif Wali Kota selaku kepala daerah.

“Itu hal yang lumrah. Karena semua itu hak prerogratif Wali Kota,” kata Supriyadi, Senin (8/1/2018).

Dalam pencopotan Adi, berdasarkan usulan Wali Kota kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Sehingga, Surat Keputusan (SK) yang dibacakan saat pemberhentian Adi Tri Hananto juga SK yang ditandatangani Mendagri.

Menurut Supriyadi, kondisi tersebut memang berpotensi muncul gugatan jika Adi tidak menerima posisinya dicopot. Meski demikian, Supriyadi meminta agar Adi legawa atas keputusan Wali Kota Semarang.

“Harusnya dia (Adi) legawa. Karena ia menjadi Sekda juga sudah hampir 5 tahun. Sehingga perlu penyegaran agar kinerja Pemkot semakin cepat,” ucapnya.

Supriyadi yang juga hadir dalam pengambilan sumpah dan pelantikan Adi Tri Hananto, menyaksikan sendiri jika Adi menangis saat dilantik hingga selesai pelantikan.

“Mungkin dia haru atau sedih. Tapi saya memang melihat dia menangis,” tambahnya. (Bj/El)