Home Ekbis Kerjasama BBPLK Semarang dan Alfamart Gelar Pelatihan untuk Calon Tenaga Kerja

Kerjasama BBPLK Semarang dan Alfamart Gelar Pelatihan untuk Calon Tenaga Kerja

399
0
Direktur Human Capital Alfamart Bp Tri Warsono Sunu (Tengah), Kepala BBPLK Semarang Bp Edi Susanto (Tengah) sedang menandatangani kerjasama. Di saksikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Prov Jateng, Ibu Wika Bintang dan Direktur Stankomlatker Kemnaker RI.
      Semarang, 19/7 (BeritaJateng.net) – Pengelola jaringan ritel Alfamart, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk menjalin kerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI terkait implementasi pelatihan berbasis kompetensi bagi calon tenaga kerja, yang ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama, di Kantor Kemenaker, Senin (2/7/2018). Tindak lanjut penjanjian tersebut di jalankan pelatihan di BBPLK Semarang, Rabu (17/7/2018).
        Human Capital Director Alfamart, Tri Wasono Sunu menyampaikan, kolaborasi ini merupakan salah satu wujud dukungan Alfamart, sebagai perusahaan ritel nasional di tanah air, terhadap upaya pemerintah dalam meningkatkan kompetensi calon tenaga kerja.
       Calon tenaga kerja ini nantinya akan diberikan pelatihan dengan metode berbasis kompetensi, di mana kurikulum yang digunakan telah disesuaikan dengan kompetensi jabatan yang telah disediakan Alfamart.
        “Sebagai permulaan, tahun ini pelatihan akan dilaksanakan dalam 4 Batch, dimana masing-masing batch terdiri dari 16 peserta, dengan metode 3 batch boarding dan 1 batch non boarding. Adapun wilayah pelaksanaannya akan menyesuaikan kebutuhan di kantor cabang Alfamart. Setelah mengikuti pelatihan, para peserta akan langsung memperoleh pekerjaan sebagai Member Relations Officer (MRO) Alfamart,” ujar Tri Wasono Sunu dalam sambutannya.
        Lebih lanjut dirinya menjelaskan, MRO bertanggung jawab terhadap perekrutan serta pembinaan warung-warung tradisional di sekitar Toko Alfamart dengan radius 2-3 km. Hingga kini, sekitar 50.000 pedagang warung tradisional dari berbagai daerah di Indonesia, telah tergabung sebagai member aktif dalam Program Outlet Binaan Alfamart (OBA).
       “Jadi bisa dikatakan, kebutuhan tenaga kerja MRO ini memang cukup besar,” tuturnya.
        Menurutnya, sebagai perusahaan padat karya, dengan total karyawan lebih dari 130.000, Alfamart memahami betul pentingnya keselarasan kompetensi pencari kerja dengan kebutuhan di dunia industri.
       “Untuk itu, dengan adanya kolaborasi ini, tentunya kami berharap bisa menjadi solusi bagi berbagai pihak, dimana calon tenaga kerja dapat terserap dengan baik, di sisi lain kebutuhan perusahaan akan tenaga kerja yang kompeten juga terpenuhi,” ungkap Tri Wasono Sunu.
       Dalam kerja sama tersebut, BLK Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kemenaker RI, juga turut berperan melalui pendanaan, pelatihan, penyediaan sarana prasarana, serta pemberian sertifikat pelatihan. (El)