Home Headline Keren!!! Begini Bocoran Konsep Megaproyek Underpass di Simpanglima Semarang

Keren!!! Begini Bocoran Konsep Megaproyek Underpass di Simpanglima Semarang

290
0
Kawasan Simpang Lima Semarang
      Semarang, 9/6 (BeritaJateng.net) –  Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi Jumat (8/6) sore memaparkan rencana dan konsep mega proyek “underpass” yang rencananya akan dibangun di Kawasan Simpanglima Kota Semarang.
       Pria nomor satu di Pemkot Semarang ini memaparkan proyek “underpass” Sipang Lima dihadapan Pengurus dan Anggota Lengkap Dewan Pertimbangan Pembangunan Kota (DP2K) yang di Ketuai Oleh Budi Santoso di Menara Suara Merdeka lantai 17, Jalan Pandanaran Kota Semarang.
       Hadir bersama Hendi diantaranya; Sekda Kota Semarang Agus Riyanto dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Semarang diantaranya dari Bappeda, Distaru, Pekerjaan Umum (PU), Disperkim, Perhubungan, Bagian Pembangunan.
      Sementara dari pengurus dan anggota DP2K tampak hadir, Ketua Umum DP2K Budi Santoso dan beberapa pengurus dan anggota lainya seperti;  Prof Sudharto P Hadi, Prof Kiono, Machfud Ali, Solichedi, Sutrisno Angger, Widya Wijayanto, Danti, Nani Harupa, Hastining Sakti, Bambang Satmoko dan Adi Eko Priyono.
       Prof Sudharto mengungkapkan, rencana “underpass” Simpang Lima diharapkan akan bermanfaat sama seperti pembangunan Bandara Ahmad Yani Terapung Kota Semarang.  Pasalnya, “underpass” Simpanglima Kota Semarang diantaranya sangat berguna untuk mengurai kemacetan disekitar Simpang Lima.
        “Harapan kita pembangunan underpass Simpanglima ini bermanfaat dan sama seperti Bandara Ahmad Yani Terapung. Yang tiga hari menjadi viral dan banyak mendapatkan pujian orang,” ungkapnya.
      Wali Kota Hendi dalam pemaparannya, menyatakan jika manfaat besar dari dibangunnya underpass Simpanglima selain dapat mengurai kemacetan juga bermanfaat dari segi komersil.
       “Secara ekonomi bagi para PKL dan masyarakat yang berdagang seputar Simpanglima akan bisa terlokalisir dan dijadikan kompleks PKL Underground yang berada di basement underpass Simpanglima,” ungkap Hendi.
       Hendi menyatakan jika akan ada empat bagian dan tiga diantaranya basement sedalam 13 meter dalam mega proyek underpass Simpanglima nanti. Selain dibagian atas Simpanglima masih terdapat ruang publik hijau, di kedalaman 13 meter terdapat basement 3 yang terdiri dari ruang PKL, Parkir dan Pertokoan.
       Kemudian  di kedalaman 9 meter terdapat basement 2 yang merupakan jalur undperpass dari Jalan Pahlawan menuju ke Jalan Gadjahmada. Lalu, di bagian basement 1 merupakan jalur underpass dari Jalan Pandanaran, titik di Merbabu menuju ke Jalan Ahmad Yani titik di Kantor RRI.
       “Di ruang publik hijau paling atas sendiri akan dijadikan dua sisi ruas jalan, salah satunya untuk dilalui oleh sepeda motor sebagai jalur lambat dan lokasi kawasan ruang hijau di satu ruasnya akan dipasang bebatuan,” ungkapnya.
       Ketua Umum Budi Santoso meminta, bebatuan dan material yang akan dipasang di ruang publik hijau Underpass Simpang Lima harus memiliki standart yang layak seperti di beberapa taman di negara Roma dan Belanda. Pihaknya juga menanyakan jika di basement 3 ada Kawasan PKL dan Parkir, dengan segala kebutuhanya seperti ruang PKL ber-AC, kebutuhan air dan  sampah harus benar-benar dipikirkan.
       “Batu di jalan kualitas beda antara batu Belanda, Roma dan disini. Ndak tahu dia batu dari Belanda atau Roma yang bisa mengkilap. Kuliner di lantai (basement) 3, PKL menggunakan AC, biaya AC darimana? Biaya operasional nggak murah,” ujarnya.
       Selain terjadi diskusi pelaksanaan proyek underpass Simpanglima, juga terjadi pembahasan dari efek manfaat dan keuntungan serta kurang lebih proses pembangunan underpass Simpanglima Kota Semarang. Namun, inti dari pembahasan , keberadaan megaproyek underpass Simpanglima Kota Semarang sangat dibutuhkan dari dua hal.
      “Yang pertama untuk mengantisipasi kemacetan dan kedua, menguntungkan dari sisi pendapatan ekonomi masyarakat, khususnya PKL dan parkir yang bisa menjadi sumber pendapatan masyarakat dan pemerintah,” ungkap  Rektor Udinus Edi Nursasongko.(El)