Home Hukum dan Kriminal Kepergok Maling, Seorang Pemuda Babak Belur Dihajar Warga

Kepergok Maling, Seorang Pemuda Babak Belur Dihajar Warga

 

Semarang, 4/2 (BeritaJateng.net) – Seorang pelaku pencurian yang belum diketahui identitasnya babak belur dihajar masa di Jalan Suyudono, Kelurahan Bulustalan, Kecamatan Semarang Selatan, Kamis (4/2) siang tadi. Akibatnya, pelaku yang kepergok mencuri peralatan bengkel ini mengalami luka yang cukup parah di bagian wajahnya.

Pelaku diketahui mencuri peralatan bengkel di sebuah bengkel las bernama “Prima Aluminium”, Jalan Suyodono 93, Kelurahan Bulustalan, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang. Berdasarkan data yang dihimpun, peristiwa itu terjadi kurang lebih pukul 12.00 WIB.

Pelaku pencurian sempat berusaha kabur, sesaat setelah berhasil mendapatkan apa yang ia curi. Namun apes, banyaknya warga yang mengejar membuat pelaku akhirnya tertangkap.

Menurut seorang saksi mata berinisial AR (26) yang bekerja di sebuah percetakan digital tak jauh dari lokasi, mengatakan pada saat kejadian kondisi jalanan ramai. Meski saat itu dalam keadaan hujan yang mengguyur deras.

“Saat itu ada salah satu warga yang berteriak maling. Mendengar teriakan itu, sebagian warga yang berada di sekitar berusaha mengejar. Dia (pelaku) sempat memasuki gang di sebelah bengkel. Lalu, berlari menuju warteg yang terletak di depannya,” ujarnya saat dikonfirmasi di tempat kerjanya, Kamis (4/2).

Menurutnya, saking banyaknya warga yang memukul, membuat kondisi pelaku tak bisa dikenali. Saat terjadi pemukulan, sambung AR, ada yang menggunakan balok kayu. Tak ayal, pelaku yang diperkirakan berumur tiga puluhan itu mengeluarkan banyak darah. Seketika, dalam peristiwa itu menjadi tontonan warga sekitar maupun pengendara yang melintas.

“Orangnya agak gemuk, berambut gondrong, dan umurnya kurang lebih 30an. Yang dicuri itu bukan genset, saya tahu wujud alatnya tapi tidak tahu namanya, yang jelas bukan genset. Setelah tertangkap dan dipukuli masa, jalan disini mendadak ramai, bahkan macet. Setiap orang melintas berhenti dan penasaran ingin melihat,” tambah AR.

Selang kurang lebih satu jam, Polisi kemudian datang ke lokasi kejadian untuk mengamankan pelaku dari amukan masa.  Namun, AR tak mengetahui pelaku tersebut akan dibawa ke mana.

“Yang jelas tadi sudah ada Polisi yang datang, cuma tidak tahu itu dari Polsek atau Polres,” terangnya.

Sementara itu, bengkel las yang menjadi korban pencurian, saat ditemui BeritaJateng.net terlihat hanya ada satu orang yang mengaku sebagai karyawan. Karyawan yang enggan disebutkan namanya ini mengatakan tak tahu menahu, perihal peristiwa pencurian tersebut.

“Aku mau pas jek lautan mas, dadi rak reti, mung krungu-krungu toq nek enek maling (saya tadi lagi istirahat makan siang mas, cuma dengar saja kalau ada pencuri. Seng reti koncoku sijine, ijek metu, mungking neng kantor Polisi (yang tahu teman saya satunya, sekarang lagi keluar, mungkin ikut ke kantor Polisi,” akunya.

Hal yang sama juga dikatakan penjual warteg yang berada di depan bengkel persis. Saat ditanya terkait kronologis peristiwa itu, ia memilih bungkam.

‘Ndak tau mas, saya tadi pas lagi tidur,” akunya. (Bjt02)