Home Headline Kenal Lewat FB, Janda Tiga Anak Tertipu Luar Dalam 

Kenal Lewat FB, Janda Tiga Anak Tertipu Luar Dalam 

1374
0
Kenal Lewat FB, Janda Tiga Anak Tertipu Luar Dalam 
       BLORA, 30/7 (BeritaJateng.net) – Seorang pria bernama Effendi (36) warga menoreh kelurahan sampangan kota Semarang diamankan aparat Polsek kota blora usai menipu teman kencannya bernama RW yang baru dikenalnya melalui media sosial (medsos).
       Dalam aksinya, pelaku menggunakan nama samaran Agil Pratama dengan status bujangan. Tidak hanya mengambil harta benda, korban yang berstatus janda 3 anak tersebut juga Harus menanggung malu karena sudah berhubungan intim dengan pelaku.
       Di hadapan petugas, pelaku mengaku aksi tersebut dilakukannya karena  kepepet memiliki utang sebesar Rp 4,5 juta kepada seorang rentenir. Karena tidak memiliki pekerjaan tetap ia akhirnya merencanakan aksi pencurian tersebut.
        “Saya punya utang di rentenir Rp 4,5 juta. Kepepet gak punya uang akhirnya saya punya ide itu,” terangnya saat gelar perkara di mapolsek kota Blora Senin (30/7/2018).
        Effendi mengaku, selain mengambil uang dan perhiasan, ia juga membawa sepeda motor korban beserta BPKB-nya. Motor tersebut kemudian dijualnya di sebuah showroom di kota Semarang dan uangnya digunakan untuk membayar utang.
        “Motornya saya jual laku Rp 8,5 juta. Saya pakai buat bayar utang dan beli pakaian,” timpalnya.
        Kanitreskrim Polsek Blora kota, iptu Edi Santoso mengatakan, kasus pencurian tersebut terjadi pada tanggal 16 Juli 2018 lalu di sebuah losmen di kota Blora.
        Pelaku mengenal korban sekitar 2 bulan lalu melalui media sosial Facebook. Usai intens berkomunikasi lewat handphone, pelaku dengan korban kemudian melanjutkan pertemuan darat di blok T atau di depan stasiun lama kota blora. Usai pertemuan tersebut, pelaku mengajak korban ke sebuah penginapan di jalan pemuda untuk istirahat.
       “Saat di losmen itulah, pelaku mengajak berhubungan intim korban. Usai berhubungan sebanyak 2 kali, korban yang ketiduran langsung diambil harta bendanya oleh pelaku,” ucap Kanitreskrim.
       Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai 1 juta rupiah, 1 kalung mas, sejumlah pakaian serta 1 unit motor matic jenis Beat milik korban. “Pelaku kami ancam pasal 362 dengan ancaman 5 tahun penjara,” pungkas Edi.
(MN/El)