Home Lintas Jateng Kementerian Pariwisata Dukung Kota Lama Jadi World Heritage Unesco

Kementerian Pariwisata Dukung Kota Lama Jadi World Heritage Unesco

53
0
Pemkot giatkan resik-resik kota lama
            Semarang, 10/8 (BeritaJateng.net) – Langkah Pemkot Semarang dalam mendaftarkan Kota Lama sebagai Kota Budaya warisan dunia ke Unesco di tahun 2020 dinilai sudah on the right track.
               Hal itu disampaikan PIC Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata Larasati, Kamis, (10/8). Menurutnya, usaha dan program pendaftaran ke Unesco ini menjadi satu-satunya karena Kota Tua di Jakarta dan Sawah Lunto di Padang sudah mundur.
            “Karenanya, kami dari Kemenpar sangat mendukung program pendaftaran ini,” terangnya.
            Dijelaskan, bantuan yang diberikan memang tidak dalam bentuk pembangunan fisik infrastruktur karena itu ranah Kementrian PUPR. Namun dijanjikan, jika Pemkot menemui kendala dalam rangka menuju pendaftaran Kota Warisan Dunia ini, pihaknya siap membantu turun tangan.
               Begitu pula dalam pengisian dossier, pihaknya siap memfasilitasi bersama Kemenbud. Ditambahkan, sampai saat ini kendala terbesar yang dialami Pemkot adalah pendataan kepemilikan gedung.
           “Sementara kendala yang disampaikan ke Kemenpar adalah problem pendataan gedung-gedung karena sebagian masih ada gedung yang belum diketahui pemiliknya. Imbasnya, Pemkot juga kesulitan melakukan pendekatan dan pengembangan,” tukasnya.
             Larasati menambahkan jika percepatan Kota Lama dilakukan sebagai bentuk support terhadap pengembangan destinasi wisata di sekitar Borobudur. Pasalnya, Borobudur merupakan salah satu program 10 Bali Baru untuk menunjang target kedatangan wisaman 20 juta tahun ini.
             Untuk itu, destinasi wisata di sekitar Borobudur terutama di Joglosemar (Jogja-Solo-Semarang) harus terus dipacu dan dikembangkan untuk mendukung kedatangan wisman di candi terbesar tersebut.
               Sementara itu, Ketua Badan Pengelola Kawasan Kota Lama (BP2KL) sekaligus Wawali Kota Semarang Hevearita G Rahayu optimis Kota Lama akan mampu masuk dalam daftar Kota Warisan Dunia.
                 Oleh karenanya, pihaknya hingga saat ini terus memacu perkembangan dan pertumbuhan kawasan ini. Dalam waktu, sudah ada pengelola gedung yang menawarkan bangunannya untuk merelokasi PKL di sekitar Kali Mberok.
               “Akan semakin banyak bangunan di Kota Lama yang akan dikelola dengan baik sehingga wisatawan semakin nyaman. Sudah ada pula teman-teman yang menjual paket wisata tur Kota Lama,” pungkasnya. (El)