Home Nasional Kemenkes Tinjau Pos Pengecekan Kesehatan Pengemudi di Stasiun, Bandara dan Terminal

Kemenkes Tinjau Pos Pengecekan Kesehatan Pengemudi di Stasiun, Bandara dan Terminal

IMG_20150702_104529

Semarang, 2/7 (BeritaJateng.net) – Arus mudik Lebaran tahun 2015 ini cukup tinggi, angkanya diatas 1 juta penduduk Indonesia karena bersamaan dengan libur panjang. Kementerian Kesehatan Pusat bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan provinsi dan kabupaten/kota membuat 2600 pos kesehatan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pos kesehatan di fokuskan pada beberapa tempat di pulau Sumatera dan Jawa yang paling banyak. Pos kesehatan tersebut melibatkan kurang lebih 8870 Rumah Sakit di seluruh Indonesia.

Belum lagi, Puskesmas juga dilibatkan. Dalam hal ini pemerintah telah memberikan suatu perhatian khusus, melakukan kesiapan dengan jumlah pos kesehatan yang disiagakan.

Kementerian Kesehatan, Muhammad Subuh terjun langsung seperti tahun lalu, H-10 di pelabuhan, bandara, stasiun dan terminal pemeriksaan kesehatan bagi pengemudi.

Persiapan lebih dini, untuk tahun ini, H-14. Inspeksi mendadak dilakukan di Terminal Terboyo Semarang, Kamis (2/7). Kalau di daerah Jawa tidak terlalu banyak kasus, berbeda dengan di daerah Sumatera.

Muhammad Subuh menjelaskan, pemeriksaan rutin kesehatan bagi pengemudi wajib untuk mengurangi resiko kecelakaan, dan difokuskan pada arus mudik bekerjasama dengan otoritas terminal.

“Saat menjelang Lebaran hampir setiap tahun angka kematian tinggi terutama di perlintasan darat. Untuk itu, kita melakukan pemeriksaan secara fisik, bagaimana kondisi keadaan umum pengemudi dan kondektur. Pemeriksaan meliputi tensi darah, pernafasan, laboratorium khusus, mendeteksi adanya kadar alkohol dan NAPZA. Ini erat sekali dengan keamanan dan kesehatan,” jelasnya.

Sanksi yang diberikan tegas, lanjutnya, apabila sopir tidak layak untuk mengemudi, tidak diijinkan pergi, segera diserahkan pada otoritas terminal untuk menyiapkan sopir pengganti.

“Tidak ada pemaksaan mengemudikan kendaraan bila sopir mengalami kelelahan. Itu hal yang rawan, dianjurkan memakai masker bila flu,” ujarnya.

Menurutnya, pemeriksaan WC/fasilitas umum juga penting, sehingga pihaknya menghimbau untuk saling menjaga lingkungan.

“Pengemudi tidak diperkenankan mengonsumsi alkohol untuk menciptakan mudik aman, nyaman dan sehat. Diharapkan pemudik tahun ini bisa lebih aman, lebih selamat dan nyaman,” imbuhnya. (BJT01)