Home Nasional Kemenhub Finalisasi Rencana Pembangunan Bandara Jenderal Besar Soedirman

Kemenhub Finalisasi Rencana Pembangunan Bandara Jenderal Besar Soedirman

187
0
Direktur Bandara kunjungi Lanud Jenderal Soedirman

Purbalingga 7/1 (BeritaJateng.net) – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan melakukan finalisasi rencana pembangunan dan pengembangan pangkalan udara (Lanud) Jenderal Besar Soedirman menjadi bandara udara (bandara) komersial. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memerintahkan Direktur Bandara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Yudhi Sari Sitompul, MM untuk melihat kembali bandara yang dulu bernama Wirasaba, Jum’at (6/1).

“Kami melakukan kunjungan lapangan ke Lanud Jenderal besar Soedirman di Purbalingga. Pada hari Minggu (8/1) akan kami bahas dengan Bapak menteri, dan pada hari Rabu (11/1) Bupati Purbalingga akan kami undang ke Jakarta untuk bertemu dengan Menhub,” kata Yudhi Sari Sitompul disela-sela melakukan peninjauan di Lanud Jenderal Soedirman.

Yudhi Sari mengatakan, pembangunan bandara baru merupakan program Nawa Cita Presiden Indonesia Joko Widodo yaitu dengan membangun bandara baru di daerah perbatasan dan daerah rawan bencana serta daerah terpencil lainnya untuk menciptakan konektivitas. “Pembangunan bandara di Jawa Tengah khususnya di Jateng bagian Barat juga sudah waktunya direalisasikan. Lanud Wirasaba ini menjadi alternatifnya,” kata Yudhi.

Yudhi menyebut, untuk mengembangkan bandara Tunggulwulung Cilacap sudah tidak memungkinkan lagi. Di sekitar Tunggul Wulung sudah ada cerobong asap pembangkit liustrik tenaga uap yang menjulang, dan sangat dikhawatirkan bagi penerbangan. “Untuk pengembangan Tunggul Wulung sudah tidak memungkinkan, oleh karenanya Lanud Jenderal Soedirman yang sangat memungkinkan. Hal ini dengan dukungan ketersediaan lahan, dan dukungan Pemkab Purbalingga yang melakukan percepatan pembangunan infrastruktur pendukung serta dukungan Pemkab sekitarnya,” kata Yudhi.

Yudhi menyebut, Direktorat Perhubungan Udara telah menyiapkan anggaran untuk pembangunan pengembangan bandara. Dana itu bisa dikeluarkan setelah perjanjian kerjasama (Mou) antara Mabes TNI dan Kemenhub sudah diwujudkan. “Tinggal satu langkah ini, begitu  sudah ada Memorandum of Understanding (MoU), maka anggaran akan kami keluarkan. Untuk Lanud Soedirman nantinya difokuskan membangun landasan pacu terlebih dahulu. Untuk pembangunan Runway En Safety Area (RESA)  atau Pengamanan areal Runway lahannya sudah disediakan Pemkab Purbalingga,” katanya.

Dibagian lain, Yudhi Sari Sitompul mengatakan, pemerintah telah mengoperasikan sejumlah bandara baru hingga akhir tahun 2016 lalu, sedangkan tahun 2017 ini direncanakan ada dua bandara baru lagi. Pengoperasian ini dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa bandara. Bandara baru tersebut yang akan dipoperasikan tahun ini yakni Maratua (Kalimantan Timur), Miangas (Sulawesi Utara), Letung Anambas (Kepulauan Riau), Tebelian Sintang (Kalimantan Barat), Morowali (Sulawesi Tengah), Koroway Batu (Papua), dan Namniwel (Maluku). Sedang dua bandara baru yang akan dioperasikan tahun 2017 yakni Werur (Papua Barat) dan Muara Teweh (Kalimantan Tengah).

“Pembangunan dan pengoperasian bandar udara baru itu akan mempermudah pergerakan orang dari satu titik ke titik yang lain dari bebagai daerah, “katanya.

Bupati Purbalingga Tasdi dalam kesempatan yang sama mengatakan, rencana pembangunan bandara Soedirman sudah digagas sejak tahun 2007 ketika masih bernama Lanud Wirasaba. Pemkab Purbalingga juga sudah menyiapkan sejumlah infrastruktur pendukung mulai dari jembatan hingga jalan menuju bandara.; Selain itu, pemkab juga melakukan pembebasan tanah untuk perpanjangan landasan pacu serta pembangunan pengaman areal runway. “Kami sangat berharap sekali Pemerintah Pusat akan segera bisa merealisasikan pembangunan bandara Wirasaba. Minggu depan kami dijadwalkan akan bertemu Menteri Perhubungan, dan kami atas nama masyarakat Purbalingga akan meminta realisasi pembangunan bandara Soedirman,” kata Tasdi.

Tasdi mengungkapkan, dengan direalisasikannya bandara Soedirman, maka akan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat Purbalingga dan pada akhirnya berdampak pada kesejahteraan masyarakat Purbalingga dan sekitarnya.

Sementara Komandan Pangkalan Udara Jenderal Besar Soedirman Letkol Penerbang Suparjo, ST, MM menyatakan, izin prinsip dari Mabes TNI AU untuk menjadikan bandara Soedirman sebagai bandara komersial sudah ditandatangani pada 9 September 2014.  “Dengan rencana yang sudah disiapkan sejak tahun 2007, kami sangat mendukung Lanud Soedirman menjadi bandara komersial,” katanya. (YIT/EL)