Home Headline Kemendikbud Ingin Rumah Masa Kecil Pram Jadi Rumah Sastra

Kemendikbud Ingin Rumah Masa Kecil Pram Jadi Rumah Sastra

352
0
Kemendikbud Ingin Rumah Masa Kecil Pram Jadi Rumah Sastra
      BLORA, 14/8 (BeritaJateng.net) – Rumah masa kecil Pramoedya Ananta Toer yang berada di jalan Sumbawa kelurahan Jetis, Kecamatan Blora akan menjadi rumah sastra di Indonesia. Sebab rumah kelahiran satrawan besar Indonesia ini kini menarik perhatian Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
       Rencana rumah Pram menjadi rumah sastra ini disampaikan oleh Direktur Sejarah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Indonesia Triana Wulandari, saat memberi sambutan pada pembukaan program Indonesiana 2018 bertajuk Cerita dari Blora beberapa waktu lalu, di Blora.
       Menurut Triana Wulandari untuk menjadikannya rumah sastra ini pihaknya mendapat tugas untuk merevitalisasi rumah masa kecil Pram. Saat rumah masa kecil Pram dijadikan sebagai rumah sastra karya-karya Pram tidak hanya dinikmati sebagai perpustakaan, tetapi sekaligus sebagai rumah belajar dan menulis bagi seluruh warga masyarakat di Blora, Indonesia dan luar negeri. Karena Pramoedya dikenal seluruh dunia.
      ‘’Entah nanti mau itu tukang bakso, pelajar atau masyarakat mereka bener-bener menjadi DNA dan sastra menjadi aliran darahnya, dan itu bisa menghidupkan Blora menjadi daerah luar biasa,’’ ujarnya.
        Menurutnya, dengan membaca karya Pram, maka kita akan melihat bagaimana sejarah yang dituangkan dengan begitu mudahnya untuk dimengerti. Sebab jika membaca sejarah secara langusng maka itu akan membosankan. ‘’Tapi ini tidak, ini malah seperti membaca novel. La inilah yang seharunsya menjadi spirit.Titik Indonesiana inilah, yang akan menjadikan Blora menjadi titik penting,’’ terang Triana.
       Wakil Bupati Blora Arif Rohman dikesempatan yang sama menyampaikan melalui pengenalan rumah sejarah yang telah diinisiasi dengan Dirjen Kebudayaan Kemendikbud menunjukkan Blora punya  tokoh dunia.
       Untuk Rumah sastra ini dirinya sudah koordinasi dengan sejumlah BUMN, kalau diijinkan oleh keluarga, akan di bangun pendopo atau joglo dari kayu jati dirumah masa kecil pram ini.
       ‘’Nanti akan disiapkan kamar-kamar untuk pengunjung. Setiap hari Minggu atau libur diadakan lomba penulisan bagi anak-anak pelajar,’’ jelasnya. (MN/El)