Home DPRD Kota Semarang Kemelut Di DPD PAN Semarang, Ketua Dewan: Selesaikan Lewat Mahkamah Partai

Kemelut Di DPD PAN Semarang, Ketua Dewan: Selesaikan Lewat Mahkamah Partai

366
0
Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi.v
        SEMARANG, 2/12 (BeritaJateng.net) – Kemelut di tubuh DPD PAN Kota Semarang makin meluas. Sebelumnya DPD PAN Kota Semarang mendesak kepada DPRD Kota Semarang untuk segera melakukan Pergantian Antar Waktu (PAW) mantan kadernya, Sovan Haslin Pradana yang telah dipecat dari partai sejak Mei 2018 lalu.
       Menanggapi hal tersebut, ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi mengatakan terkait dengan masalah tersebut seharusnya diselesaikan terlebih dahulu melalui mahkamah partai.
        “Itu harus digunakan oleh partai karena itu sifatnya internal partai. Jadi mekanisme itu harus di lewati dulu. Kalau kita sifatnya normatif,” ungkapnya ditemui di kompleks Balai Kota Semarang, Minggu.
       Di sisi lain, kata Supriyadi, pihaknya tentu menghargai langkah hukum yang ditempuh oleh Sovan Haslin Pradana dengan mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri (PN).
        Namun demikian, Supriyadi juga menilai agar Sovan Haslin Pradana mengikuti hasil dari putusan gugatan yang menyebut agar DPD PAN dan Sovan Haslin Pradana untuk melakukan Mahkamah Partai terlebih dulu.
        “Karena memang selama ini saudara Sovan kan tidak ada persoalan apa-apa terkait dengan tugas dan kinerjanya sebagai anggota dewan,” kata politisi PDI Perjuangan itu.
        Lebih lanjut, Supriyadi juga menegaskan berkaitan dengan desakan PAW, dirinya akan berkoordinasi dengan anggota fraksi PAN yang juga sekaligus ketua DPD PAN Kota Semarang, Wachid Nurmiyanto.
        Sebelumnya diberitakan, Wakil Ketua DPD PAN Kota Semarang Bidang Pengkaderan, Syaikhul Azhar mendesak DPRD Kota Semarang untuk mempercepat proses PAW Sovan Haslin Pradana yang telah dipecat dari partai sejak Mei 2018 lalu.
        Selain putusan pengadilan, DPD PAN Kota Semarang juga sudah mengirimkan surat usulan pengganti antar waktu (PAW) atas anggota DPRD komisi A, Sovan Haslin Pradana sesuai dengan ketentuan.
        “Kami akan mengawal terus putusan ini. Sesuai ketentuan dalam waktu 14 hari belum ada jawaban maka partai akan bersikap,” tegas Azhar.
         Sementara Sovan menilai keputusan DPD PAN yang memecat dirinya sebagai kader merupakan langkah gegabah dan tidak sesuai prosedur kepartaian. Menurutnya, sebelum dan sesudah dinyatakan dipecat, belum pernah diklarifikasi terkait tuduhan yang jadi alasan pemecatan.
        “Selain itu semua tuduhan yang jadi dasar pemecatan tak ada bukti dan seakan subjektif. Tindakan ini kami nilai tidak tepat,” pungkasnya. (El)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here