Home News Update Kelurahan Dadapsari dan Kuningan Rawan Banjir

Kelurahan Dadapsari dan Kuningan Rawan Banjir

sebuah alat berat melakukan pengerukan di saluran air yang ada di Kecamatan Semarang utara. Foto/Bj05
sebuah alat berat melakukan pengerukan di saluran air yang ada di Kecamatan Semarang utara. Foto/Bj05
sebuah alat berat melakukan pengerukan di saluran air yang ada di Kecamatan Semarang utara. Foto/Bj05

Semarang, 22/1 (beritajateng.net) – Camat Semarang Utara, Djaka Sukawijana mengatakan, dua kelurahan di wilayahnya rawan banjir yakni Kelurahan Dadapsari dan Kuningan.

Oleh karena itu pihanya pun terus melakukan berbagai langkah antisipasi, salah satunya dengan melakukan normalisasi saluran air yang ada di kedua kelurahan tersebut.

“Hampir seluruh wilayah di Semarang Utara rawan banjir terutama di dua kelurahan yakni Dadapsari dan Kuningan,” paparnya.

Djaka menjelaskan, untuk mengurangi  genangan air di saat hujan dengan langkah antisipasi seperti pengerukan disekitar jalan Kakap dan masih dilanjutkan kearah jalan Layur hingga sekitar pondok hasanudin yakni jalur yang menjadi fokus utama. Karena tepam tersebut lokasi rawan banjir jika terjadi hujan.

Menurutnya, selama ini pihaknya melakukan langkah minimalisir banjir secara manual dengan cara pendekatan kepada ketua Rw agar melakukan pembersihan bersama warga masyarakat. “Untuk Semarang Utara sekarang untuk banjir rob sudah tidak ada hanya PR utamanya adalah kesiapan bencana banjir karena sudah memasuki musim penghujan,” ujarnya.

Tidak hanya itu, lanjutnya, optimalisasi kali asin juga dilakukan dengan pengerukan kali yang timbunan sedimentasinya sudah tebai.

“Pengerukan kali asin terus dilakukan untuk mengurangi genangan pada saat musim hujan,” katanya. Dirinya juga menghimbau kepada warga agar tidak membuang sampah ke saluran, karena selain dapat menghambat aliran air juga berdampak pada sedimentasi di muara sungai. (bj05)