Home Headline Keluarga Pastikan Rekaman Suara Itu Milik BN

Keluarga Pastikan Rekaman Suara Itu Milik BN

Dahlan Nazim, adik Bahrun Naim yang mengakui kalau suara yang beredar berisi bantahan Bahrun Naim adalah benar suara kakaknya.

SOLO, 19/1 (BeritaJateng.net) – Beredarnya rekaman suara Bahrun Naim (BN) melalui media sosial berbagi audio SoundCloud dan diunggah oleh akun bernama Ghostop dengan durasi enam detik yang berisi bantahan BN terlibat dalam pengeboman di Sarinah dia benarkan oleh adik BN yakni Dahlan Naim.

Akun yang memasang foto Bahrun Naim yang memakai kaca mata itu berjudul “Bantahan Bahrun Naim”.
https://www.fiercereads.com/wp-content/languages/new/buy-research-papers.html

“Lha, wong saya itu jarang online, dikira komunikasi, komunikasi dari Hong Kong apa?” Itu adalah petikan dari isi rekaman suara yang di duga milik BN.

Dahlan Nazim yakin jika 99 persen rekaman suara yang beredar saat ini adalah suara BN. Terdengar dari logat dan gaya bicara kesehariannya adalah suara BN.

“Saya yakin itu suara mas BN. Karena ada ciri khas Bahrun Naim yaitu ada kalimat candaan (dari Hongkong),” jelasnya saat konfrensi pers yang digelar Tim Pengacara Muslim (TPM), di Solo, Jawa Tengah, Selasa (19/1/2016).

Keluarga, menurut Dahlan sudah mendengarkan isi rekaman suara Bahrun. Dan keluarga juga meyakini BN memang tidak terlibat dengan aksi tersebut. Sebab jangankan online, untuk berkomunikasi dengan pihak keluarga sendiri saja, Bahrun tidak pernah.

Sementara itu dari anggota Tim Pengacara Muslim, Achmad Michdan juga meyakini suara rekaman itu benar milik Bahrun Naim. Pihaknya sudah mengkonfirmasi pihak keluarga dan keluarga membenarkan karena logat, suara, dan gaya bicaranya memang mirip BN.
https://www.fiercereads.com/wp-content/languages/new/dissertation-writing-help.html

“Namun sayang rekaman suara itu tidak lengkap.
https://www.fiercereads.com/wp-content/languages/new/do-homework-for-money.html

Tim dari TPM akan berusaha mencari potongan suara lainnya. Bagaimanapun juga itu tetap harus di buktikan untuk kebenarannya. Polisi pasti punya alat yang canggih untuk bisa mengungkapnya,” pungkas Achmad Michdan. (BJ24)