Home Lintas Jateng Keluarga Korban Pasrah

Keluarga Korban Pasrah

image
Foto/ist

Banjarnegara, 13/12 (Beritajateng.net) – Keluarga dan kerabat korban tanah longsor di Dusun Jemblung, Kabupaten Banjarnegara, mulai pasrah, namun demikian mereka berharap jenazah bisa segera ditemukan.

“Saya pasrah atas musibah ini. Hanya saja, saya berharap jenazah korban khususnya suami dan anak saya dapat ditemukan,” kata salah seorang korban longsor, Khotimah (25) saat ditemui wartawan di Puskesmas Karangkobar, Banjarnegara, Sabtu.

Khotimah yang sedang hamil tujuh bulan mengaku melihat dengan jelas terjadinya bencana longsor yang menimbun puluhan rumah di Dusun Jemblung RT 05 RW 01, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, pada hari Jumat (12/12), sekitar pukul 17.30 WIB itu.

Saat bencana longsor itu terjadi, dia sedang menjemur pakaian di belakang rumah, sedangkan suaminya, Juan (25) dan anaknya, Dafa (8) sedang berada di rumah mertua.

“Saya melihat ada longsor dari atas bukit. Saya segera masuk rumah dan menarik keponakan saya, Wawan (11), dan membawanya lari keluar rumah,” katanya.

Sesampainya di luar rumah, dia dan keponakannya terseret material longsor hingga akhirnya berhenti beberapa puluh meter dari rumah dalam kondisi badan tertimbun tanah hingga leher.

“Saya melihat suami dan mertua saya tergulung material longsoran, sedangkan Dafa tidak terlihat. Saya berharap mereka bisa ditemukan meskipun telah meninggal dunia,” katanya.(ant/ss)