Home Headline Kejati Resmi Menahan Staf Ahli Gubernur Jateng Joko Mardianto

Kejati Resmi Menahan Staf Ahli Gubernur Jateng Joko Mardianto

Staf Ahli Gubernur Jateng Joko Mardianto resmi ditahan
Staf Ahli Gubernur Jateng Joko Mardianto resmi ditahan
Staf Ahli Gubernur Jateng Joko Mardianto resmi ditahan

Semarang, 28/5 (BeritaJateng.net) – Dengan mengenakan baju rompi warna orange, tersangka korupsi penyimpangan dalam penyaluran dan pengelolaan dana bantuan sosial (Bansos) yang bersumber dari APBD Provinsi Jateng 2011, Joko Mardianto akhirnya ditahan  Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng. 

Penahanan itu dilakukan setelah usai menjalani pemeriksaan kurang lebih tiga jam sejak pukul 09.30 sampai 13.00 WIB, Kamis (28/5).

Kejati Jateng Hartadi melalui Kasi Penkum KeJati Jateng Eko Suwarni mengatakan pihaknya telah melakukan penahanan yang telah sebelumnya mangkir tiga kali.

“Hari ini Joko Mardianto ditahan setelah menjalani pemeriksaan pukul 09.30. Penahanan untuk 20 hari kedepan,” katanya.

Eko Suwarni menambahkan, terkait kerugian negara, dari audit BPKP Jawa Tengah mencapai Rp 654 juta. Semua itu dari 164 diketahui  penerima bantuan ternyata keseluruhannya bermasalah dan hanya diterima oleh 21 orang. Nilai kerugian sementara dari kasus tersebut mencapai Rp 654 juta.

“Kerugian negara dari investigas mencapai Rp 654 juta,” imbuhnya.

Terpisah Penyidik Kejati Jateng Tomy setiawan menjelaskan penahan perkara korupsi 2011
Tindak lanjut dri penyidikan dari hasil penyelidikan adanya perubahan (Pergub)

“Penyidikan itu sudah sesuai,Maka dilakukan verifikasi. Dari hasil tersebut diketahui dana mengalir tidak sesuai untuk peruntukannya,” jelasnya.

Selain Dia, ada tersangka lain yaitu Joko Suryanto yang menjabat Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Bencana Alam Biro Bina Sosial Provinsi Jawa Tengah. Pada tahun  2011, Joko Suryanto menjabat sebagai Ketua Tim Verifikator Proposal Dana Bantuan Sosial.

Dalam kasus tersebut lima mantan aktivis mahasiswa juga ditetapkan menjadi tersangka yaitu Azka Najib, Musyafak, Farid Ihsanudin, Agus Khanif, dan Aji Hendra Gautama. (BJ04)

1 COMMENT

Comments are closed.