Home Hukum dan Kriminal Kejati Jatim Tetapkan Ketua PSSI La Nyalla Jadi Tersangka Perkara Hibah APBD...

Kejati Jatim Tetapkan Ketua PSSI La Nyalla Jadi Tersangka Perkara Hibah APBD Jawa Timur

599
Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Jawa Timur I Made Suwarnawan

Jakarta, 16/03/16, (BeritaJateng.net)– Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menetapkan Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) La Nyalla Mattalitti sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penggunaan dana hibah pada Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2012. Dana itu digunakan untuk pembelian saham dalam penawaran umum saham perdana (Initial Public Offering) Bank Jatim.

Penetapan La Nyalla sebagai tersangka dilakukan setelah penyidik memastikan Ketua PSSI tersebut diduga terlibat korupsi dana hibah APBD Jawa Timur saat masih menjabat Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) periode 2010-2014.

“Setelah terkumpul lebih dari dua alat bukti yang cukup, maka Kejati Jawa Timur menerbitkan Surat Penetapan Tersangka Nomor KEP-11/0.5/Fd.1/03/2016 tanggal 16 Maret 2016 yang menetapkan La Nyalla M. Mattalitti sebagai tersangka dalam perkara tipikor penggunaan dana hibah pada Kadin Jawa Timur Tahun 2012 untuk pembelian IPO Bank Jatim,” ujar Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Jawa Timur I Made Suwarnawan, rabu,(16/3).

Kabar soal penetapan itu pun mengundang reaksi beragam dari sejumlah pihak. Salah satu yang merespons adalah pihak Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI.

Menurut juru bicara Kemenpora RI, Gatot S Dewa Broto, La Nyalla seharusnya legowo untuk mundur dari jabatannya sebagai Ketum PSSI atas penetapan itu.

“Yang jelas, biarkan proses hukum berjalan. Namun, selama berjalan, Pak La Nyalla sebaiknya mundur agar fokus pada kasus hukumnya,” ujar Gatot Di jakarta,rabu (16/3).

Sebelum penetapan tersangka dilakukan, Kejati Jatim telah terlebih dahulu mengeluarkan Surat Perintah Penyidikan bernomor Print.256/0.5/Fd.1/03/2016 pada 10 Maret lalu untuk menyidik perkara korupsi pada Kadin Jawa Timur.

Hanya dibutuhkan waktu selama enam hari bagi Kejati Jatim untuk mengumpulkan bukti yang kuat untuk menjerat La Nyalla sebagai tersangka pada kasus tersebut.(bj50).

Advertisements