Home Hukum dan Kriminal Kejari Purwokerto Selamatkan Uang Negara Rp7,3 Miliar

Kejari Purwokerto Selamatkan Uang Negara Rp7,3 Miliar

image

Purwokerto, 9/12 (Beritajateng.net) – Kejaksaan Negeri Purwokerto, Jawa Tengah, selama 2014 menyelamatkan uang negara sebesar Rp7.319.643.000 dalam sejumlah kasus korupsi di Kabupaten Banyumas.

“Selama 2014, jumlah kasus dugaan korupsi yang kami sidik sebanyak lima kasus dengan tersangka tujuh orang,” kata Kepala Kejari Purwokerto Masyrobi di Purwokerto, Selasa.

Masyrobi mengatakan hal itu kepada wartawan usai upacara peringatan Hari Antikorupsi di Kejari Purwokerto.

Dalam hal ini, kata dia, Kejari Purwokerto telah mengeluarkan surat perintah penyidikan (sprindik) terhadap kasus tanah Gunung Tugel dengan tersangka Eko Ciptartono dan Lurah Karangklesem Suharsono.

Selain itu, lanjut dia, sprindik juga dikeluarkan dalam kasus dugaan korupsi proyek kerja sama Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto dan PT Aneka Tambang di Kabupaten Purworejo dengan tersangka mantan Asisten Senior Manager PT Aneka Tambang Suatmadji.

“Terakhir, dua sprindik kami keluarkan dalam kasus Indomaret (dugaan suap perizinan toko modern, red.), yakni untuk Asep Gunawan sebagai pemberi serta untuk Rusmiyati, Dwi Pindarto, dan Djumeno sebagai penerima,” katanya.

Masyrobi mengatakan bahwa jumlah kasus yang disidik Kejari Purwokerto selama 2014 bertambah jika dibanding pada tahun 2013.

Menurut dia, jumlah kasus yang disidik selama 2013 sebanyak tiga kasus, sedangkan pada tahun 2014 sebanyak lima kasus.

Lebih lanjut, Masyrobi mengatakan bahwa Kejari Purwokerto tetap konsisten dalam penanganan tindak pidana korupsi meskipun dengan keterbatasan anggaran.

“Pemberantasan korupsi juga harus dimulai dari keluarga dan dari diri kita sendiri,” katanya.(ant/pj)