Home Headline Kedapatan Miliki Sabu 0,4 Gram, Warga Ambokembang Dibekuk Polisi

Kedapatan Miliki Sabu 0,4 Gram, Warga Ambokembang Dibekuk Polisi

990
0
Kedapatan Miliki Sabu 0,4 Gram, Warga Ambokembang Dibekuk Polisi
      KAJEN, 12/9 (BeritaJateng.net) – Nekat memiliki narkotika jenis sabu, seorang pemuda pengangguran warga Desa Ambokembang Kelurahan Ambokembang Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan M Mustaufiq (30) ditangkap anggota Sat Narkoba Polres Pekalongan.
       Kasubag Humas Polres Pekalongan Iptu Akrom mengatakan, selain pelaku polisi juga mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) paket narkotika jenis sabu seberat 0,4 gram di dalam plastik klip transparan yang dibungkus dengan rokok, 1 (satu) potong jaket warna abu-abu, uang tunai sebesar Rp 150 ribu, 1(satu) unit handphone merk Nokia warna hitam dan 1 (satu) unit sepeda motor Yamaha Jupiter G 6307 H warna merah hitam.
       “Penangkapan pelaku ini berkat informasi atau laporan masyarakat yang resah dengan peredaran narkotika di wilayahnya,” katanya.
       Dari informasi itu, selanjutnya petugas melakukan penyelidikan di Jalan Raya Wonopringgo hingga Kedungwuni. Setelah beberapa saat melakukan penyelidikan didapat ada seorang laki-laki dengan perawakan kurus mengendarai Yamaha Jupiter G6307H warna merah hitam melintas di simpang tiga surobayan menuju arah barat.
       “Petugaspun akhirnya melakukan pengejaran dan menghentikannya dan pada saat dihentikan pelaku semula membuang barang haram miliknya ke tanah. Namun langsung diminta mengambil dan membukanya yang ternyata berisi 1 (satu) paket sabu,” terang dia.
       Selanjutnya pelaku berserta barang bukti yang berhasil ditemukan dibawa ke Polsek Wonopringgo dan dilanjutkan ke Polres Pekalongan untuk keperluan penyidikan lebih lanjut.
        “Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku akan dikenakan Pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun, dan pidana denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar. Kami dari kepolisian komitmen memberantas narkoba,” tuturnya.
        Sebagai upaya pencegahan peredarannya dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk menjauhi, memiliki atau mengonsumsi narkotika berbagai jenis apapun. Hal tersebut penting dilakukan agar bangsa Indonesia menjadi negara maju karena memiliki generasi emas. “Dalam menegakkan hukum kami tidak akan pandang bulu. Kalau diketahui terlibat akan ditindak tegas,” tandasnya. (ST/El)