Home Hukum dan Kriminal Kecelakaan Maut Di Semarang, Mobil Hilang Kendali Tabrak Wanita Hingga Tewas

Kecelakaan Maut Di Semarang, Mobil Hilang Kendali Tabrak Wanita Hingga Tewas

2002
mobil yang hilang kendali, tabrak kerumunan pembeli bakso keliling hingga tewaskan seorang wanita.

SEMARANG, 31/01 (BeritaJateng.net) – Seorang wanita yang sedang asik menikmati jajanan dijalan, tewas tertabrak mobil yang hilang kendali di depan Kampus Elisabeth, di Jl. Kawi Raya, Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (31/01/2017). Seorang pengemudi mobil yang hilang kendali tersebut, merupakan kakek lansia yang hendak keluar dari Rumah Sakit Elisabeth. Namun, saat keluar Rumah Sakit diduga kakek lansia pengendara mobil tersebut hilang kendali dengan menginjak pedal gas tanpa bisa mengendalikannya.

Akibatnya, pedagang bakso keliking dan kerumunan pembeli di depan Kampus Elisabeth Kota Semarang tersebut, menjadi korban kecelakaan. Hingga mengakibatkan seorang wanita bernama Septia Widiarini (32) warga Manyaran, Kota Semarang terpental hingga tewas. Bahkan pagar kampus yang juga ditabrak mobil maut tersebut, sampai hancur berantakan. Tak hanya itu, enam sepeda motor  yang berada di parkiran kampus, ringsek dihantam mobil maut tersebut.

Korban seorang wanita tewas setelah terpental akibat kerasnya hantaman mobil.
Korban seorang wanita tewas setelah terpental akibat kerasnya hantaman mobil.

Seorang saksi mengatakan, melihat mobil tersebut keluar dari Rumah Sakit Elisabeth Kota Semarang, yang kemudian melaju dengan kencang tanpa bisa dikendalikan.

“Awalnya dari parkiran rumah Sakit Elisabeth, kemudian keluar tau-tau dia (pengemudi mobil maut) gas kencang sampai menabrak penjual bakso. Korbannya, ada seorang wanita yang sampai terpental hingga meninggal dunia. Untuk korban luka-luka ada sekitar ada lima orang. Pengemudi mobil itu, seorang lansia,” jelas Bambang Kuntoro, salah satu saksi yang mengetahui kejadian tersebut.

Kini, pengemudi mobil maut tersebut diamankan pihak kepolisian untuk dimintai keterangan. Sedangkan wanita tewas yang berasal dari Manyaran, Kota Semarang, kini dibawa ke Rumah Sakit Kariadi Kota Semarang. Untuk korban luka-luka sebanyak lima orang, langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. (ED/el)