Home Hukum dan Kriminal Kecelakaan Lalu Lintas di Kudus Turun

Kecelakaan Lalu Lintas di Kudus Turun

kecelakaan

Kudus, 8/1 (BeritaJateng.net) – Angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, selama 2014 tercatat sebanyak 489 kasus dengan korban meninggal enam orang atau menurun dibanding 2013 yang mencapai 630 kasus dengan korban meninggal 45 orang.

“Sementara korban luka berat selama tahun 2014 nihil, sedangkan korban luka ringan tercatat sebanyak 669 orang,” kata Kasat Lantas Polres Kudus AKP Billy Andha Hildiario Budiman di Kudus, Kamis.

Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, kata dia, korban meninggal tercatat 45 orang, luka berat 11 orang dan luka ringan sebanyak 806 orang.

Sementara kerugian material, katanya, pada tahun 2014 mencapai Rp279.5 juta atau lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya mencapai Rp424,05 juta.

Kasus kecelakaan terbanyak, terjadi pada Oktober 2014 yang mencapai 50 kasus dengan korban meninggal nihil dan luka berat serta luka ringan juga nihil.

Ia mengatakan kecelakaan yang terjadi selama 2014 paling banyak melibatkan kendaraan roda dua sebanyak 683 sepeda motor, disusul 123 mobil barang, 61 mobil penumpang dan 12 bus.

Dari sisi usia, katanya, kasus kecelakaan yang terjadi didominasi usia antara 16-25 tahun sebanyak 156 orang, disusul usia 31-40 tahun sebanyak 107 orang, dan usia 41-50 sebanyak 73 orang dan usia 26-30 tahun sebanyak 48 orang.

Selama ini, Satlantas Polres Kudus berupaya meningkatkan kepatuhan pengendara melalui operasi tertib lalu lintas guna menekan angka kecelakaan.

Selain itu, jajaran kepolisian juga rutin melakukan patroli di daerah rawan kecelakaan, sekaligus sebagai upaya mengingatkan pengendara untuk tetap tertib berlalu lintas.

Upaya lain untuk menekan angka kecelakaan di jalan raya, Polres Kudus juga memasang rambu-rambu peringatan di sejumlah titik rawan kecelakaan, terutama di Jalan Kudus-Pati.

Polres Kudus juga berupaya meningkatkan kesadaraan masyarakat lewat sosialisasi tertib lalu lintas di sekolah-sekolah di Kudus.

Dengan meningkatnya kepatuhan pengendara, diharapkan dapat menekan angka kecelakaan yang terjadi di jalan raya. (ant/BJ)