Home Headline Kecelakaan Karambol Pemalang, Dua Tewas, 10 Luka-luka

Kecelakaan Karambol Pemalang, Dua Tewas, 10 Luka-luka

160
0
              Pemalang, 3/7 (BeritaJateng.net) – Kecelakaan beruntun terjadi antara sebuah bus pariwisata Mahes Putra pengangkut rombongan ziarah, truk B 9646 TDD dan sebuah sepeda motor Yamaha Vega G 2108 PM, Senin (3/7) pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Kecelakaan yang terjadi di tanjakan Cilukba Desa Bulakan Kecamatan Belik mengakibatkan dua pengendara motor atas nama Hendra (42) dan Ujang (55) warga Randudongkal meninggal dunia, sementara 10 orang lainnya dilarikan ke rumah sakit Mardlotillah Randudongkal, Pemalang.
            Kapolres Pemalang AKBP Agus Setyawan HP mengatakan, kronologis kejadian saat  truk tengah melaju dari arah selatan beriringan dengan sepeda motor. Diduga saat sepeda motor berusaha menyalip truk kaget karena dari depan muncul bus, sehingga tertabrak truk. Sementara dari arah Utara meluncur bus pariwisata yang kemudian menghindar dengan membanting stir kiri dan menabrak pohon, dan diduga karena truk oleng sehingga sempat bertabrakan dengan bis,  baru kemudian masuk ke sawah di sebelah kiri jalan.
            Pengemudi bus atas nama Sarwo Edi (43) warga Desa Depok Kecamatan Kandeman Kabupaten Batang hanya luka ringan, sedangkan pengemudi truk atas nama Munir (45) warga Durensawit Jakarta dirujuk ke RSUD Dr M Ashari Pemalang bersama dengan 3 orang korban lainnya yakni penumpang truk dan bus. Adapun penumpang bus yang lain selamat dan dijemput oleh bus pengganti.
            “Korban meninggal dunia adalah pengendara sepeda motor dan pemboncengnya, sementara satu pembonceng lagi yang masih anak-anak bernama Noval (5) hanya luka ringan dan sudah pulang,” jelasnya.
            Sementara itu pengemudi bus Mahes Putra K 1600 EM menjelaskan dirinya saat musibah tengah membawa rombongan peziarah dari Pekalongan jam 07.00 menuju Sokaraja, jumlah penumpang tidak ada 50 orang dan terdiri dari orang tua maupun anak-anak. Saat berada di lokasi kejadian karena jalan menanjak akhirnya pelan-pelan, tahu-tahu dari depan ada truk ngeblong, sehingga untuk mengurangi akibat yang lebih parah kemudi langsung dibanting ke kiri namun tetap kena bagian kanan baru nabrak pohon.
            “Kalau untuk sepeda motor posisinya dimana saya tidak tahu secara pasti tapi kemungkinan terkena truk, karena kejadiannya sangat cepat dan truk terlihat jelas ngeblong dari depan,” katanya.
            Akibat kecelakaan tersebut jalur selatan Pemalang menuju Purbalingga sempat tersendat panjang mulai dari Bulakan hingga Sodong atau sekitar 3 Kilometer, hal ini karena sebelum dievakuasi badan bus melintang di jalan sehingga praktis kendaraan harus bergantian melintas, ditambahnya banyaknya warga yang menonton. Pasca kejadian petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara, untuk merekonstruksi kronologis kejadian lakalantas tersebut. (yit/el)