Home Lintas Jateng Keberhasilan Otorita Batam Layak Diterapkan Di Karimunjawa

Keberhasilan Otorita Batam Layak Diterapkan Di Karimunjawa

ilustrasi

SEMARANG, 21/1 (BeritaJateng.net) – Keberhasilan Otorita Batam dalam menarik investor dan melaksanakan pembangunan kawasan Pulau Batam mengilhami Anggota Komisi B DPRD Jawa Tengah dalam pengembangan kawasan Karimunjawa.

Wakil Ketua Komisi DPRD Jawa Tengah Yudhi Sancoyo mengemukakan, Sejak dibentuknya Otorita Batam Tahun 1970 tercatat lebih dari 300 pengusaha asing menanamkan investasinya dan mendirikan perusahaan di Pulau Batam. Kehadiran investor tersebut terbukti mampu menjadikan Pulau Batam menjadi kawasan industri dan perdagangan yang maju dibanding wilayah lain di Indonesia.

“Puluhan ribu tenaga kerja dari berbagai daerah ada di Pulau Batam. Pertumbuhan ekonomi di kawasan ini meningkat tajam sejam ditangani Otorita Batam. Keberhasilan ini yang ingin kami adopsi dalam pengembangan investasi dan kepariwisataan di Jawa Tengah Khususnya di Karimunjawa,” ungkapnya, Kamis (21/1).

Lebih lanjut Mantan Bupati Blora ini menjelaskan, akses masuk ke Pulau Batam terdiri dari banyak pintu. Hampir di setiap kecamatan memiliki dermaga sehingga masyarakat yang ingin masuk dan keluar Pulau Batam menjadi lebih mudah. Disamping itu Batam memiliki Bandar Udara internasional yang bisa didarati pesawat terbang dengan ukuran besar.

Keberhasilan Otorita Batam dalam memajukan kawasan pulau yang berdekatan dengan Singapura ini salah satunya adalah kemudahan dalam pemberian ijin bagi investor yang ingin menanamkan sahamnya.

“Kalau Karimunjawa ingin maju ya kemudahan kemudahan seperti itu harus diterapkan, sepertinya kemudahan seperti itu belum dilaksanakan di Karimunjawa,” jelasnya.

Kawasan Karimunjawa yang saat ini menjadi destinasi utama pariwisata nasional, tambah Yudi, bisa menjadi kawasan yang lebih maju kalau ditangani badan khusus seperti yang terjadi di Batam. Saat ini kepariwisataan di Karimunjawa sudah maju namun belum menjadi kawasan yang menjadi idola bagi masyarakat.

Secara umum banyak sekali yang harus dibenahi untuk memajukan Karimunjawa seperti perbaikan infrastruktur jalan, dermaga, pembangunan pembangkit listrik, penyediaan sarana dan prasarana transportasi, bandara yang hanya bisa didarati pesawat kecil dan sebagainya.

“Saya rasa kehadiran lembaga khusus seperti Otorita di Batam sangat perlu untuk memajukan Karimunjawa. Komisi B akan mendorong kearah sana,” tegasnya.

Senada dengan Yudi, Anggota Komisi B Didiek Hardiana mengatakan, Kawasan Karimunjawa akan maju dan menjadi destinasi utama yang diidolakan wisatawan baik lokal maupun mancanegara kalau memiliki daya tarik yang besar. Daya tarik tersebut selain keindahan alam yang saat ini menjadi kelebihan Karimunjawa, juga tersedianya sarana prasarana yang memadai seperti kemudahan akses transportasi baik darat maupun udara untuk menuju Karimunjawa.

“Saya setuju kalau dibentuk lembaga semacam otorita dalam mengelola Karimunjawa. Lembaga ini akan bekerja secara khusus dalam mengembangkan kepariwisataan dalam segala bidang di pulau yang memiliki keindahan panorama pantai ini. Ini akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Jawa Tengah kalau Karimunjawa bisa seperti Bali yang menjadi destinasi wisata internasional,” pungkasnya. (BJ13)