Home Headline Kawanan Perampok Beraksi, Rp 150 Juta Amblas

Kawanan Perampok Beraksi, Rp 150 Juta Amblas

Lokasi kawanan perampok yang berhasil menggasak Rp 150 juta.

— Korban Dibacok Ditengah Keramaian

Pemalang, 23/6 (BeritaJateng.net) – Aksi perampokan yang terbilang nekad di tengah keramaian menimpa seorang pegawai Primkoveri di depan cabang Bojongbata Jalan DI Panjaitan No 7 Pemalang, Kamis (23/6).

Korban yang akan mengantarkan uang diserang oleh empat perampok yang menggunakan dua sepeda motor. Perampok bahkan dengan sadis main bacok pada korban bernama Muhamad Yasin (36) warga Desa Keboijo 09/11 Kecamatan Petarukan yang berusaha mempertahankan tas berising uang Rp 150 Juta yang baru saja diambilnya dari Bank BCA di Jalan Jendral Sudirman. Korban mengalami luka bacok pada kepala, lengan dan jari-jari.

Saat itu korban bersama dengan pimpinannya yakni Dwi Hari Prasetyo (30) berangkat dari Petarukan menuju BCA untuk mengambil uang dengan menggunakan mobil Daihatsu Grandmax. Usai dari bank, kemudian ke Prikoveri 02 Bojongbata untuk menyerahkan uang.

Namun saat mobil baru berhenti muncul empat orang yang menggunakan dua sepeda motor yang langsung menghampir dan berusaha merebut tas uang, karena mempertahankan tas korban akhirnya dibacok dan tas dibawa kabur.

“Saya tidak lihat wajah pelakunya karena tertutup kaca helm, yang jelas perawakannya tidak begitu besar dan menggunakan jaket hitam, mereka lari ke arah Utara,” tutur korban Muhamad Yasin kepada polisi di ruang Merak RSUD Dr M Ashari.

Usai membacok korbannya hingga terkapar, keempat tersangka menurut warga sekitar melarikan diri ke arah Utara. Sebenarnya saat kejadian kondisi lingkungan tidak sedang sepi karena letaknya yang memang ditepi jalan ramai. Akan tetapi beberapa warga yang melihat kejadian takut untuk mendekat karena melihat aksi sadid pelaku membacok korbannya.

Kapolres Pemalang AKBP Kingkin Winisuda SIK melalui Kasubag Humas AKP Lies didampingi Kapolsek Pemalang AKP Tarhim, membenarkan adanya kejadian perampokan yang menimpa pegawai Primkoveri dan terjadi di cepan kantor cabang mereka di Bojongbata. Pelaku saat beraksi menggunakan senjata tajam jenis golok untuk melukai korban yang berusaha mempertahankan tasnya.

“Diduga para pelaku sudah menguntit korban sejak dari bank untuk mengambil uang, dan mereka baru melakukan aksinya saat mobil berhenti di depan Primkoveri Bojongbata untuk menyerahkan uang. Di lokasi kejadian pelaku meninggalan sebuah golok yang digunakan untuk membacok korban,” jelasnya.

Sementara itu pasca kejadian Kantor Primkoveri Bojongbata memilih tutup karena karyawan masih shock, selain itu di lokasi kejadian juga masih terpasang garis polisi. (BJ33)

Advertisements