Home Hukum dan Kriminal Kasus Pengeroyokan, Lima Anggota Kopassus Di Periksa Di Denpom Solo 

Kasus Pengeroyokan, Lima Anggota Kopassus Di Periksa Di Denpom Solo 

Letkol CPM Witono
Letkol CPM Witono
Letkol CPM Witono


Solo, 3/6 (BeritaJateng.net) –  Kasus empat Anggota TNI AU yang menjadi korban pengeroyokan yang terjadi pada hari Minggu (31/5/2015) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB di halaman parkir Karaoke Bima, yang terletak di kawasan Solo Baru, Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah kini sudah ditangani Denpom TNI Solo.

Dalam pengeroyokan tersebut 
mengakibatkan satu anggota TNI berpangkat Serma bernama Zulkifli
asal Ciracas meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit  Angkatan Udara Yogyakarta.

Saat ini lima anggota Kopassus Kandang Menjangan yang diduga terlibat dalam penganiayaan tersebut sudah di periksa Denpom IV/4 Solo untuk menyelidiki kasus penganiayaan berujung kematian salah seorang anggota TNI AU. 

Dandenpom Denpom IV/4 Solo, Letkol CPM Witono menyebutkan bahwa lima anggota Grup 2 Kopassus sudah dijadikan tersangka dalam kasus penganiayaan di Sukoharjo. 

Lima anggota Kopassus Grup II Kandangmenjangan yang telah ditetapkan menjadi tersangka adalah Serda SU, Pratu HE, Pratu DE, Serda GS, Pratu LS.

“Lima tersangka anggota Grup-2 Kopassus telah diserahkan pada kami. Saat ini masih kami menyelidiki kasus tersebut,” jelas Dandenpom IV/4 Solo, Letkol CPM Witono kepada  wartawan, Rabu (3/5/2015) siang.

Letkol CPM Witono menegaskan, pihaknya sedang mengumpulkan bukti-bukti dan saksi dalam kasus penganiayaan yang terjadi di Karaoke Bima beberawa hari lalu.

“Pemerikasaan sejumlah saksi sekitar 17 orang sudah dilakukan, selain dari anggota Kopassus, tiga personil TNI AU lainnya juga telah dimintai keterangan. Termasuk pegawai karaoke Bima,” pungkasnya. (BJ24)