Home Headline Karyawan Jasa Pengiriman Barang Gelapkan Barang Kiriman

Karyawan Jasa Pengiriman Barang Gelapkan Barang Kiriman

548
0
Karyawan Jasa Pengiriman Barang Gelapkan Barang Kiriman
       Semarang, 11/10 (BeritaJateng.net) – Aparat Polsek Genuk Semarang berhasil membongkar kasus pengelapan 5 televisi yang dilakukan seorang karyawan jasa pengiriman barang. Pelaku bernama Billyan Rio Pujangga (26) seorang karyawan di PT Nusa Indah Transport Abadi, Genuk Semarang.
         Aksinya dilakukan sebulan lalu ketika ia bertugas mengantar puluhan unit televisi ke Jakarta. Bukannya diantar ke tempat tujuan, Rio justru mengambil 5 buah televisi berukuran besar dan dititipkan diwilayah Sampangan.
        Usai menitipkan barang tersangka kemudian kabur ke Bontang, Kalimantan Timur. Pengungkapan kasus ini karena laporan pemilik perusahan bernama Atma Jia, Warga Penjaringan Jakarta. Korban melapor ke polisi karena merasa sering kehilangan barang kiriman di perusahaannya.
        Sebelum diketahui barangnya hilang, pelaku sempat kembali kekantor dengan alasan sakit dan tidak bisa mengantar barang. Saat dilakukan pengecekan sebelum ganti sopir untuk mengantarkan barang diketahui barang sudah berkurang lima.
        “Dia balik dengan mobil boksnya, katanya sakit perut tidak bisa antar barang. Sehari kemudian saya hubungi tidak bisa. Saya cek di mobil, TV sudah berkurang lima,” ujarnya di Mapolsek Genuk Semarang.
        Dari laporan tersebut polisi kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap dua rekan pelaku yang merupakan penadah barang curian. “Mereka penadah, awalnya mengaku tidak tahu kalau barang itu ilegal. Namun akhirnya mengaku asal barang itu darimana,” ungkap Kapolsek Genuk Semarang, Kompol Zaenul Arifin.
        Polisi kemudian melakukan pengejaran terhadap pelaku utama. Diketahui Rio kabur ke Bontang sehingga koordinasi antar kepolisian dilakukan sehingga akhirnya Rio berhasil diringkus. Polisi terpaksa menembak kaki tersangka, karena berusaha melarikan diri saat akan ditangkap. “Kami kerjasama kejar ke Bontang, akhirnya kami bisa menangkapnya,” tambahnya.
        Rio dan teman-temannya kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Mereka dijerat pasal 374 KUHP tentang pengelapan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (Nh/El)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here