Home Lintas Jateng Karnaval Paskah, Jalan Pemuda Dilakukan Rekayasa Lalulintas

Karnaval Paskah, Jalan Pemuda Dilakukan Rekayasa Lalulintas

468
Iring-iringan karnaval paskah.

Semarang, 8/4 (BeritaJateng.net) – Untuk mensukseskan acara Karnaval Paskah 2016, ruas Jalan Pemuda dari depan Paragon menuju Tugumuda Semarang akan ditutup satu arah. Penutupan dilaksanakan mulai pukul 13.00, sedangkan separuh ruas jalan dari Tugumuda menuju Pasar Johar dibuka seperti biasa.

Kabag Humas Pemkot Semarang, Achyani mengatakan, Jalan Pandanaran dari Tugumuda sampai dengan traffic light Taman Pandanaran (Warak Ngendog), juga akan ditutup separuh jalan mulai pukul 15.00. Sedangkan lalu lintas dari Simpanglima menuju ke arah Tugumuda pada pukul 15.00 diberlakukan pengaturan jalan dengan buka tutup, karena akan dilewati peserta Karnaval Paskah.

“Untuk menampung kendaraan peserta, Jalan Pandanaran II dan sekitar Taman KB ditutup karena akan dijadikan kantung parkir. Kepada warga yang akan melewati ruas jalan tersebut, disarankan melalui jalan alternatif supaya tidak terjadi kemacetan lalu lintas. Panitia Paskah memohon maaf kepada pengguna jalan atas terganggunya lalu lintas pada ruas jalan tersebut,” katanya.

Karnaval Paskah 2016 rencananya akan dimulai dari halaman Balai Kota Semarang, untuk selanjutnya berkeliling dengan rute Jalan Pemuda – Jalan Pandanaran – Taman Warak Ngendhog – Jalan Tri Lomba Juang – dan finish Lapangan Tri Lomba Juang. Sepanjang rute yang dilalui, panitia akan membuka layanan bhakti sosial pengobatan gratis.

“Ada enam pos yang disiapkan yaitu Balai Kota, depan Lawang Sewu, samping Purnomo Musik Pandanaran, depan kantor DKK Kota, Taman Pandanaran, dan halaman Tri Lomba Juang. Di setiap pos akan memberikan pengobatan gratis untuk sekitar 200 orang. Layanan pengobatan gratis ini mampu melayani sampai 1.600 orang,” katanya.

Sekretaris Umum Paskah Ekuminis, Ps Samuel Santoso mengatakan, dalam Karnaval Paskah Ekuminis 2016 ini melibatkan Paroki-Paroki Gereja Katolik dan Gereja Kristen se-Kota Semarang.

“Serta sekolah-sekolah Katolik, Kristen, swasta Nasional maupun siswa-siswi Kristiani di sekolah Negeri. Ditargetkan, 8000 peserta akan menyemarakkan karnaval dengan berbagai atraksi,” katanya.

Samuel menambahkan, tujuan dari acara tersebut adalah peringatan paskah sebagai berita sukacita yang harus disyukuri, diwartakan, dan diteladani umat.

“Menjalin persatuan dan kesatuan umat dan warga Kota Semarang, serta menampilkan potensi dari berbagai gereja, sekolah, dan lembaga Kristiani di Kota Semarang melalui tampilan kreatif, beragam dan semarak,” tandasnya. (Bj)