Home Hiburan Karnaval HUT RI di Kebumen Meriah

Karnaval HUT RI di Kebumen Meriah

963

Kebumen, 23/8 (BeritaJateng.net) – Meski sudah menjadi agenda rutin tahunan rangkaian peringatan HUT RI, karnaval pembangunan tetap menjadi agenda terfavorit yang selalu di nanti masyarakat Kebumen tiap memasuki bulan Agustus. Selasa (23/8) masyarakat Kebumen menyaksikan Karnaval pembangunan dalam rangka memperingati Kemerdekaan RI.

Terik matahari yang tak bersahabat dan begitu menyengat tak menyurutkan warga Kebumen untuk menyaksikan Karnaval pembangunan. Ribuan Masyarakat Kebumen nampak memadati sepanjang jalan rute karnaval. Yakni , start depan Kantor Pos – Jalan Pahlawan – Tugu Lawet – Jl. A Yani – belok kiri Jl. Indrakila – Jl. Tentara Pelajar _ Jl. HM. Sarbini – Jl. Pahlawan – dan finish alun-alun Kebumen.

Sedangkan untuk panggung kehormatan, di mana Bupati Kebumen beserta Wakil Bupati beserta jajaran FORKOMPINDA didampingi para SKPD akan menyaksikan atraksi dari tiap peserta karnaval, bertempat di Depan Pasar Tumenggungan, Jalan pahlawan Kebumen.

Berbagai kreasi dimunculkan dalam karnaval pembangunan yang mengambil tema ” Kerja Nyata Pemerintah Kabupaten Kebumen ” tersebut. Dengan media mobil hias, tiap SKPD memunculkan berbagai program kegiatan yang dimilikinya. Seperti Dinas Pertanian dan peternakan memunculkan program Sapi PO, Agrowisata Tambakmulyo, serta potensi tanaman Bengkoang di Kecamatan Prembun.

Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) mempromosikan ajakan Keluaraga Berencana dengan slogan ” Ora KB, Ora Gayeng ” serta program Babonisasi. Sementara untuk peserta dari STIKES MUhammadiyah dan RSU PKU Muhammadiyah satu kata mengusung tema Gerakan Anti Rokok (GAM), dengan slogan ” Keren Ora Udud”.

Tak ketinggalan peserta karnaval dari desa Depokrejo,Kecamatan Kebumen yang menampilkan replikasi sarang burung raksasa. Desa Depokrejo menampilkan potensi lokal yang dimilikinya, dengan menyebut sebagai Desa “Markas Besar pengrajin Sarang Burung”.

Kabag Humas dan Protokol Setda Kebumen Drs Drajat Triwibowo mengatakan, jumlah peserta karnaval sekitar 160 peserta, dengan lebih dari 300 mobil hias dan beberapa grup drum band.

Peserta dari unsur instansi pemerintah, sekolah, kalangan swasta, perbankan hingga peserta dari tingkat desa. Penampilan peserta akan dinilai oleh juri, dengan 5 aspek penilaian, yakni kesesuaian tema, keindahan , kreatifitas dserta aspek property yang ditampilkan. (BJ33)